Breaking News:

Harga Umbi Porang Jatuh dan Makin Babak Belur, Petani di Ciamis Tunda Panen Hingga Kondisi Ini

Harga umbi porang di Ciamis makin babak belur. Pertengahan September ini harga umbi porang di Tatar Galuh hanya di kisaran Rp 4.000/kg.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
TRIBUN JABAR/ANDRI M DANI
Petani menunjukkan umbi-umbian porang (Amorphophalus muelleri) 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Harga umbi porang di Ciamis makin babak belur. Pertengahan September ini harga umbi porang di Tatar Galuh hanya di kisaran Rp 4.000/kg.

“Untuk menjual umbi dengan harga Rp 5.000/kg sudah susah. Beberapa hari ini harga umbi porang di tingkat petani hanya berkisar Rp 4.000/kg,” ujar Nur Muttaqin, warga Lingkungan Tanjungmangu Sidangrasa Ciamis kepada Tribun Kamis (16/9) sore.

Tahun 2020 lalu saat porang sedang booming menurut Nur Muttaqin ia menanam porang di 5 lokasi kebun. Yang tersebar di Ciamis, Cikoneng dan Sadananya. Luas totalnya mencapai 2 hektare.

Memasuki musim panen Juni sampai Agustus, ada dua bagian kebun yang sudah dipanen.

“Dari 2 hektar kebun porang di 5 lokasi sudah dipanen secara bertahap. Sekitar 0,5 hektare sudah dipanen, yakni yang di Sadananya dan Cikoneng sebagian. Hasil panennya 4 ton umbi porang,” katanya.

Menyusul semakin anjloknya harga umbi porang dan bahan setengah jadi berupa chip porang, kini Nur Muttaqin memilih menunda panen.

“Masih ada 1,5 hektare lagi yang belum panen. Rencananya akan dipanen tahun depan saja. Kalau harga sudah bagus lagi,” ujar Nur Muttaqin.

Dulu saat menanam porang tahun 2020, harga umbi porang menurut Nur Muttaqin masih di kisaran Rp 10.000/kg. Dan harga chip dikisaran Rp 50.000 sampai Rp 60.000/kg.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved