Breaking News:

Ekspor Kabupaten Cirebon Selama Agustus 2021 Capai Rp 826 Miliar, Didominasi Furnitur Berbahan Kayu

Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, mengatakan, selama Agustus 2021 nilai ekspor Kabupaten Cirebon capai 58 juta dolar AS atau sekitar Rp 826 M

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih (kedua dari kiri), bersama Wamendag RI, Jerry Sambuaga (kedua dari kanan), dan Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron (kiri), seusai sosialisasi hasil perundingan perdagangan internasional IE - CEPA di Ballroom Hotel Patra, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Realisasi ekspor produk asal Kabupaten Cirebon pada bulan ini tampaknya cukup menggembirakan.

Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, mengatakan, selama Agustus 2021 nilai ekspor Kabupaten Cirebon mencapai 58 juta dolar AS atau sekitar Rp 826 miliar.

Menurut dia, produk rotan yang biasanya menduduki jumlah terbanyak diekspor, kali ini posisinya tergantikan oleh produk furnitur kayu.

"Furnitur kayu jadi produk paling banyak diekspor, jumlahnya mencapai 37,8 persen," kata Wahyu Tjiptaningsih saat ditemui seusai sosialisasi hasil perundingan perdagangan internasional Indonesia EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE - CEPA) di Ballroom Hotel Patra, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/9/2021).

Ia mengatakan, produk hasil laut yang mencapai 25,9 persen menduduki peringkat kedua sebagai produk asal Kabupaten Cirebon yang paling banyak diekspor.

Sementara rotan berada di urutan ketiga sebagai produk yang paling banyak diekspor dari Kabupaten Cirebon dan jumlahnya mencapai 21,9 persen.

Wanita yang akrab disapa Ayu tersebut mengakui sebagian besar produk asal Kabupaten Cirebon diekspor ke negara-negara luar Benua Eropa.

"Produk yang diekspor ke luar Eropa mencapai 92,4 persen, dan total nilainya 53.650.000 dolar AS," ujar Wahyu Tjiptaningsih.

Ayu menyampaikan, produk yang diekspor ke Eropa sebanyak 7,6 persen dan nilainya mencapai 4,4 juta dolar Amerika Serikat.

Karenanya, pihaknya berharap perjanjian perdagangan IE - CEPA dapat meningkatkan ekspor produk asal Kabupaten Cirebon ke negara-negara di Benua Eropa.

"Saat ini, jumlah produk dari Kabupaten Cirebon yang diekspor ke Eropa masih sangat kecil dibandingkan ekspor ke luar Eropa," kata Wahyu Tjiptaningsih. (*)

Baca juga: Pabrik Sepatu dengan Merek Terkenal di Kabupaten Cirebon Ini Ekspor Perdana ke Amerika Serikat

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved