Breaking News:

Warga Cimahi, Berikut Syarat Dapat Program Rumah Tinggal Layak Huni, Wajib Dipenuhi

Program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) mulai disosialisasikan oleh Pemerintah Kota Cimahi

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Siti Fatimah
Ratusan warga Cimahi antusias ikuti sosialisasi Program Rutilahu Pemkot Cimahi di Cimahi Techno Park, Rabu (15/09/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI- Program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) mulai disosialisasikan oleh Pemerintah Kota Cimahi, Rabu (15/09/2021). Sosialisasi digelar terhadap ratusan penerima program Rutilahu selama dua hari yang digelar di Cimahi Techno Park.

Dalam sosialisasi ini, Pemkot Cimahi menekankan syarat-syarat tertentu yang wajib dipenuhi masyarakat calon penerima program bantuan. 

"Selain warga tidak mampu dan serabutan, serta lahan milik sendiri, penerima juga harus memiliki sertifikat vaksin," ujar Plt Wali Kota Ngatiyana di sela acara.

Baca juga: Uu Ruzhanul Serahkan Bantuan Perbaikan Rutilahu di Majalengka

Ngatiyana menekankan bahwa vaksinasi menjadi salah satu syarat utama calon penerima bantuan Rutilahu. Namun demikian, menurutnya, sebagian besar sudah memenuhi syarat.

"Alhamdulillah sebanyak 99 persen sudah divaksin," katanya. 

Program Rutilahu di Cimahi menyasar sebanyak 758 unit yang tersebar di seluruh Cimahi. Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk program perbaikan Rutilahi bersumber dari APBD Kota Cimahi, APBD Provinsi, serta dari APBN dalam jumlah yang bervariasi.

Baca juga: Pak Uu Wagub Jabar ke Sidaraja Majalengka Ditugaskan Gubernur Jabar Serahkan Bantuan Rutilahu

"Kami harapkan bantuan ini tepat sasaran, tertib administrasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan maksimal oleh penerima," katanya. 

Rutilahu, kata Ngatiyana, adalah program stimulan dari pemerintah yang tak ubah seperti pancingan. Jika di tengah jalan ada kekurangan, kata dia, diharapkan masyarakat mampu akan turun memberikan bantuan. 

"Tujuan Rutilahu adalah perbaikan rumah tidak layak huni. Jadi kalau perbaikan artinya bukan membangun secara keseluruhan, namun hanya perbaikan yang rusak saja, jadi jangan disalah-artikan," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved