Breaking News:

Rumah Bilik Mak Oyoh di Ciamis Roboh, Diduga karena Hujan Deras,Lapuk, dan Getaran Gempa

Runtuhnya rumah bilik yang dihuni Mak Oyoh (75) seorang diri tersebut diduga karena getaran gempa.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/Dok FK Tagana Ciamis
Rumah bilik yang dihuni Mak Oyoh (75) seorang diri di Ciamis ambruk tiba-tiba Rabu (15/9/2021) pukul 08.30 pagi. Waktu kejadian Mak Oyoh sedang mau masak di dapur. 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Robohnya rumah bilik di Dusun Cukang Uncal Rt 02 RW 06 Desa Tanjungsari Sadananya, Ciamis, Rabu (15/9/2021) pukul 08.30 WIB diduga tidak hanya karena kondisi rumah sudah lapuk dan guyuran hujan terus menerus beberapa hari sebelumya.

Runtuhnya rumah bilik yang dihuni Mak Oyoh (75) seorang diri tersebut diduga karena getaran gempa.

“Kemarin itu kan tidak hanya hujan, tapi sorenya ada gempa. Mungkin karena ada guncangan gempa jadi kondisi rumah Mak Oyoh tampah parah. Sampai rubuh tiba-tiba tadi pagi,” ujar Kepala Dusun Cukang Uncal Desa Tanjungsari, Asep Badruzaman kepada Tribun Rabu (15/9/2021) siang.

Baca juga: Gempa Tasikmalaya Terasa Hingga ke Ciamis, Warga Sebut Getarannya Seperti Ada Truk Lewat Jalan

Getaran gempa M 4,4 yang terjadi Selasa (14/9) pukul 16.08 sore dengan episenter di 58 km Barat Daya Tasikmalaya kedalaman 16 km tersebut juga dirasakan di Ciamis.

Tak hanya dirasakan oleh warga Banjarsari tetapi ternyata juga dirasakan oleh warga di pelosok kampung di kaki Gunung Sawal.

“Gempa kemarin sore itu juga dirasakan di Cukang Uncal. Guncangannya cukup terasa. Mungkin juga karena gempa, rumah Mak Oyoh jari runtuh. Selain emang kondisi bangunannya sudah banyak yang lapuk, parahnya lagi beberapa hari ini hujan turun terus. Sehingga atap genteng makin berat karena basah,” katanya.

Saat rumahnya ambruk, Mak Oyoh sedang berada di dapur sedang bersiap untuk masak. Janda tua yang tinggal seorang diri di rumah tersebut luput dari maut. Dan bagian dapur tidak ikut ambruk.

Rumah Mak Oyoh yang rubuh tersebut menurut Asep berada di sisi jalan setapak (gang) menuju objek wisata Curug Panganten. “Ada sekitar 2 km lagi menuju curug,” ujar Asep.

Baca juga: Mak Oyoh Luput dari Maut, Rumah Biliknya Tetiba Ambruk Saat Nenek Renta Itu Sedang Memasak

Menyusul rubuhnya rumah bilik yang dihun Mak Oyoh seorang diri tersebut menurs Kadus Cukang Uncal Asep Badruzaman, rencana sehabis lohor ini warga akan bergotong-royong menyingkirkan puing-puing runtuhan ruah Mak Oyoh.

“Tapi masih menunggu petugas PLN dulu. Kan masih ada rentangan kabel listriknya dari tiang ke KWH rumah. Kalau meterannya sih sudah dimatikan. Tapi rentangan kabelnya kan masih ada aliran listriknya,” katanya.

Menyusul rubuhnya rumah bilik tersebut, menurut Asep untuk sementara, Mak Oyoh mengungsi ke rumah salah seorang anaknya di dusun yang sama

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved