Breaking News:

Protes Aturan Taliban, Wanita Afghanistan Membalas Taliban Dengan Kampanye Online Busana Tradisional

Para Wanita Afghanistan memprotes aturan baru Taliban dengan kampanye online memakai busana warna-warni tradisional yang sebenarnya.

Penulis: Magang Tribunjabar | Editor: Siti Fatimah
Akun Media Sosial Dr. Bahar Jalali
Dr. Bahar Jalali, pelopor kampanye online pakai busana tradisional Afghanistan 

TRIBUNJABAR.ID – Para Wanita Afghanistan memprotes aturan baru Taliban dengan kampanye online memakai busana warna-warni tradisional yang sebenarnya.

Dikutip dari bbc.com, wanita Afghanistan telah memulai kampanye online untuk memprotes aturan berpakaian baru Taliban untuk siswa perempuan yang terbilang sangat ketat.

Menggunakan tagar seperti #DoNotTouchMyClothes dan #AfghanistanCulture, banyak yang membagikan foto pakaian tradisional yang berwarna-warni di akun media sosial mereka masing-masing.

Baca juga: Afghanistan Terancam Krisis Kemanusiaan, PBB Cari Dana Rp 8 Triliun, Taliban Dituduh Ingkar janji

Wartawan BBC, Sodaba Haidare, berbicara kepada wanita yang memicu atau mempelopori perlawanan media sosial ini.

Busana Tradisional Afghanistan yang Sebenarnya

Ketik "Afghan traditional clothes" ke Google dan anda akan kewalahan saat melihat gaun tradisional khas Afghanistan dengan multi-warna.

Masing-masing unik, dengan bordir buatan tangan dan desain berat, pecahan kaca kecil ditempatkan dengan hati-hati di sekitar bagian dada, rok panjang dan berlipit, cocok untuk diputar-putar selama "Attan" (tarian nasional Afghanistan).

Beberapa wanita memakai topi bordir, sementara yang lain memakai penutup kepala yang berat, tergantung dari daerah Afghanistan mana mereka berasal.

Versi kecil dari gaun serupa dikenakan setiap hari oleh wanita yang pergi ke universitas atau tempat kerja mereka dalam 20 tahun terakhir.

Bahkan terkadang celananya diganti dengan jeans dan syalnya disampirkan di kepala, bukan di bahu.

Baca juga: Prancis Tak Akui Pemerintahan Taliban di Afghanistan, Sebut Mereka Pembohong

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved