Breaking News:

Kabar Gembira, Objek Wisata di Purwakarta Akan Dibuka Mulai Minggu Depan, Ini Syaratnya

Kabar baik bagi para pelancong yang ingin berwisata ke Purwakarta. Sebab ada wacana objek wisata dibuka pekan depan namun dengan syarat tertentu.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Giri
tribunjabar/nandri prilatama
Hidden Valley Hills, satu tempat wisata di Purwakarta. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Purwakarta, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kabar baik bagi para pelancong yang ingin berwisata ke Purwakarta. Sebab ada wacana objek wisata dibuka pekan depan namun dengan syarat tertentu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana, mengatakan, wacana pembukaan tempat wisata tersebut menyesuaikan dengan status PPKM.

"Pengusaha wisata itu harus mempunyai aplikasi PeduliLindungi dengan menempatkan barcode di sana supaya nanti semua pengunjung yang masuk akan termonitor," ujar Iyus ketika diwawancara di Kantor Dinas Bupati Purwakarta, Rabu (15/9/2021).

Iyus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta tengah mendorong semua pengusaha dan pengelola wisata untuk persiapan pembukaan destinasi wisata.

"Semua harus disiapkan, baik itu hotel dan restoran. Wisata alam maupun wisata hiburan harus menyiapkan barcode aplikasi PeduliLindungi. Kalau belum ada itu, kita belum membuka. Kalau memaksa, sanksinya kita tutup lagi destinasi wisatanya," kata dia.

Hidden Valley Hills
Hidden Valley Hills (tribunjabar/nandri prilatama)

Rata-rata pengelola wisata di Purwakarta sudah tahu mengenai aturan tersebut. Hampir semuanya sudah menyiapkan aplikasi PeduliLindungi, hanya tinggal menunggu antrean barcode dan keputusan.

"Mereka itu sudah antre mengajukan barcode. Hampir semua memiliki kesiapan, hanya tinggal menunggu barcode-nya. Kemungkinan minggu depan sudah mulai dibuka," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Manager Operation Hidden Valley Hills Purwakarta, Candra Turmudzi, mengatakan, pihaknya sudah mengajukan barcode ke Kemenkes RI namun belum ada balasan.

"Kita mengajukan harus ke Pusdatin Kemenkes RI via email, tapi masih belum di reply, nunggu balasannya susah," ujar Hendra.

Hidden Valley Hills.
Hidden Valley Hills. (tribunjabar/nandri prilatama)

Kendati demikian, diungkapkan Candra, saat ini pihak Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purwakarta sedang mengusahakan pengajuan barcode tersebut.

"Kalau pengajuan barcode ke Kemenkes RI masih antre, yang digunakan sementara itu barcode dari dinas pariwisata. Mudah-mudahan cepat dapat barcode-nya," ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved