Jalan Lingkar Timur Kuningan Segera Digunakan, Kemacetan Jalur Cirebon-Kuningan Bakal Berkurang
Pemerintah terus menggenjot pembangunan jalan Nasional Kuningan-Cirebon sebagai jalur alternatif yang salah satunya sebagai pengurai kemacetan.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Darajat Arianto
Laporan Kontributor Tribuncirebon.com Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Pemerintah terus menggenjot pembangunan jalan Nasional Kuningan-Cirebon sebagai jalur alternatif yang salah satunya sebagai pengurai kemacetan.
"Sesuai arahan Menteri PUPR akhir tahun harus selesai, jadi untuk pelaksanaan kerja kami mempercepat pengerjaan Jalan Lingkar Timur Kuningan sepanjang 7,2 kilometer," ujar Kabid Bina Marga Kuningan Tedi Kusmayadi saat menyampaikan keterangannya kepada Tribuncirebon.com, saat ditemui di kantornya Jalan LLRE Martadinata, Rabu (15/9/2021).
Menurutnya, pengerjaan ini diketahui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, progres pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan saat ini sudah mencapai 71,6 persen dan ditargetkan pembangunannya dapat selesai pada November 2021.
"Dari panjang Jalan Lingkar Timur yang masih dikerjakan saat ini terdapat pembangunan jembatan sepanjang 50 meter yang sudah masuk ke tahap proses erection girder jembatan," ujarnya.
Secara total Jalan Lingkar Timur Kuningan ini memiliki panjang sekitar 13,7 kilometer dimana 6,5 kilometer jalan sudah selesai dibangun sebelumnya dan pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan sendiri dimulai sejak Desember 2019 dengan nilai mencapai Rp 97,37 miliar.
"Akses utama melalui jalur Cirebon-Cilimus-Kuningan kondisinya sudah padat. Adanya pembangunan jalan lingkar timur ini untuk mengurai kepadatan lalulintas, terutama akses menuju Kuningan Kota dan sekitarnya," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/lingkar-timur-kuningan_a.jpg)