Breaking News:

Diduga Terlibat Kasus Penipuan dan Penggelapan, Tiga Warga Tasikmalaya Ditangkap Polisi

Tiga warga Tasikmalaya ditangkap jajaran Polsek Tawang karena diduga terlibat aksi penipuan dan penggelapan.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Tiga tersangka kasus penipuan dan penggelapan ditangkap Polsek Tawang, Polres Tasikmalaya Kota. 

Laporan Wartawan Tribun, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Tiga warga Tasikmalaya ditangkap jajaran Polsek Tawang, Polres Tasikmalaya Kota, karena diduga terlibat aksi penipuan dan penggelapan.

Ketiga tersangka masing-masing DN warga Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, RD warga Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalyaa dan DA warga Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.

Kapolsek Tawang, Ipda Wawan Setiawan, mengungkapkan, pengungkapan dan penangkapan ketiga tersangka berlangsung dalam waktu sekitar satu bulan.

Baca juga: DKM Laporkan Penipuan Mengatasnamakan Lucky Hakim, Modus Transfer Uang Rp 21 Juta

"Awalnya dari pengaduan warga. Kemudian kami melakukan penyelidikan dan akhirnya bisa membekuk ketiga tersangka," ujar Wawan, di Mapolsek, Rabu (15/9/2021).

Ketiga tersangka tak ada kaitan satu sama lain. Mereka tersandung kasus yang berbeda.

"Yang pertama tersangka DN diduga menggelapkan uang hasil penjualan yang seharusnya disetor ke kas perusahaan," kata Wawan.

Kasus kedua dilakukan tersangka RD yang bekerja di perusahaan kredit kendaraan.

"Tersangka mengeluarkan kartu lunas diduga palsu kepada nasabah yang melunasi kredit kendaraannya," ujar Wawan.

Uang pelunasan sebesar Rp 30 juta diduga tidak disetorkan dan malah digunakan untuk kepentingan pribadi.

Baca juga: Jadi Korban Penipuan Oknum yang Catut Nama Lucky Hakim, Uang Infak Jamaah Hilang Rp 6 Juta

Kasus ketiga dilakukan DA. Tersangka merental mobil untuk wisata ke Pangandaran.

"Namun di Pangandaran mobil itu malah digadaikan sebesar Rp 20 juta dan digunakan untuk foya-foya di obyek wisata itu," kata Wawan.

Pemilik kendaraan akhirnya mengadu, setelah selama satu bulan DA tak mengembalikan mobil.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved