Breaking News:

The Papandayan Jazz Fest Gelar Festival dan Kompetisi Jazz Online

Bandung, 16 Agustus 2021 - The Papandayan Jazz Fest (TPJF), salah satu program musik jazz ikonik Indonesia yang selalu digelar rutin di The Papandayan

Editor: bisnistribunjabar
The Papandayan Jazz Fest Gelar Festival dan Kompetisi Jazz Online 

TRIBUNJABAR.ID, Bandung, 16 Agustus 2021 - The Papandayan Jazz Fest (TPJF), salah satu program musik jazz ikonik Indonesia yang selalu digelar rutin di The Papandayan Bandung, kembali hadir tahun ini. Sempat vakum tahun 2020 lalu dikarenakan pandemi, kini TPJF yang memiliki rekam jejak pertunjukan apik siap hadir secara online pada Desember 2021 melalui platform Loket.com, demi mengisi kerinduan pencinta musik jazz menyaksikan akrobat musikal secara live performance musisi jazz Indonesia dan mancanegara.

TPJF 2021 yang mengusung tema “Jazz Enjoy It” bakal menjadi momen selebrasi dan ‘melting pot’ musisi dan peminat jazz yang tak hanya berada di Bandung, Jakarta dan sekitarnya, namun juga akan menjangkau audience yang lebih luas dan melibatkan musisi yang lebih variatif lagi. Selain musisi dan band terkemuka tanah air, festival ini juga dimeriahkan oleh band-band hasil seleksi ketat oleh tim juri berkompeten TP Jazz – International Jazz Competition

International Jazz Competition adalah kompetisi band jazz yang dilaksanakan secara virtual menggunakan platform Zoom conference dan social media untuk menemukan talenta jazz baru dan membantu mengenalkan musisi jazz baru Indonesia.

Kompetisi ini merupakan rangkaian acara Road to TPJF 2021 yang terdiri dari 3 babak, yaitu penyisihan, semifinal dan grand final. Di babak pamungkas ini, akan dipilih 4 band terbaik (Juara 1, Juara 2, Juara 3 dan Juara Favorit) yang diumumkan pada saat TPJF 2021 di bulan Desember.

Saat ini pendaftaran International Jazz Competition telah dibuka hingga 27 September 2021 nanti. Untuk proses penyeleksian peserta, TP Jazz Management mengundang musisi jazz kelas dunia, Ben Van Gelder, Masuk di antara jajaran Dewan Juri antara lain Dwiki Dharmawan, Eq Puradireja, Venche Manuhutu dan seniman senior Bandung, Hari Pochang.

Selain berkesempatan tampil di TPJF 2021, pemenang juga akan memperebutkan total grand prize 80 juta Rupiah. Panduan dan informasi untuk bergabung di TPJC dapat diakses melalui https://www.mediagroupnews.com/tpjazz.

Untuk TPJF 2021, acara akan berlangsung live dari Grand Studio Metro TV selama 2 hari berturut-turut dan dimeriahkan oleh banyak musisi lintas genre dan generasi.

Tentang TP Jazz Fest
TP Jazz adalah program musik jazz yang didirikan oleh The Papandayan dan TP Jazz Manajemen, Program pertama TP Jazz adalah TP JAZZ WEEKEND yang diadakan setiap Jumat dan Minggu di 8:00-23:00 di mirten Lounge, The Papandayan Hotel Bandung.

Penampilan pertama diluncurkan pada tahun 2013 di The mirten Lounge. Setelah beberapa tahun menjalankan program, TP Jazz Weekend menjadi acara mingguan dan salah satu program hit di The Papandayan, pada tanggal 31 Oktober 2015, Walikota Bandung, Bapak Ridwan Kamil mengukuhkan bahwa The Papandayan Hotel merupakan "The Address of Jazz" di Bandung.

Memenuhi permintaan yang semakin meningkat dan kepentingan dari musisi dan pecinta jazz, The Papandayan, Manajemen TP Jazz dan mitra media berkolaborasi dalam melakukan festival jazz pertama yaitu, TP Jazz Bandung Festival (TPJBF) pada bulan Oktober 2015. Di tahun ke 4 The Papandayan Jazz Bandung Festival berganti nama menjadi The Papandayan Jazz Fest dan dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut.

Untuk informasi lebih lanjut
Dapat menghubungi:
Tyagita R Hermawan (Marcomm Manager)
0818635445
marcom.manager@thepapandayan.com

Hal senada diungkapkan salah seorang juri lain, Eq Puradiredja. Dia berharap ada kejutan dari musisi jazz yang menjadi peserta kompetisi. Tidak hanya dari sisi musikalitas, harmonisasi dan arransement, tapi juga dari sisi konsep dan gimic dari mereka tampilkan.

“Bagaimana mereka mengemas show ini menjadi menarik sehingga penonton bisa duduk, nonton dan tetap stay mengikuti pertunjukkan. Bagaimana setiap grup ini mengemas lagu wajib dengan arransement baru yang mencengangkan, wow, out of the box. Ini akan jadi tugas berat kami sebagai juri,”

Bahwa dirinya sangat mengapresiasi adanya kompetisi seperti ini dimana semangat untuk berkarya tidak terbatasi oleh situasi pandemic yang sedang berlangsung, dengan konsep virtual tidak menghalangi untuk para musisi muda untuk berkreasi, Eq berharap para peserta dapat memberikan “wow factor”, serta dapat mengemas pertunjukan mereka secara apik dengan aransemen yang kreatif diluar penilaian utama yakni musikalitas, harmonisasi, dan interpretasi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved