Breaking News:

Pleno Verifikasi Telah Selesai Disdik Masih Memilah Sekolah Untuk Menggelar PTM, Mana yang Layak ?

Dinas Pendidikan Kota Bandung tengah melakukan pembahasan bersama satuan gugus untuk menetapkan sekolah mana yang layak membuka PTM. 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/TIAH SM
ILUSTRASI - Camat Astanaanyar Syukur Sabar meninjau pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di SDN Pajagalan Kota Bandung, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tahapan verifikasi sekolah-sekolah yang siap laksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandung telah selesai dilakukan.

Dinas Pendidikan Kota Bandung tengah melakukan pembahasan bersama satuan gugus untuk menetapkan sekolah mana yang layak membuka PTM. 

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan SD pada Disdik Kota Bandung, Bambang Ariyanto mengatakan sebanyak 1682 sekolah semua jenjang sudah dilakukan verifikasi dan pleno di tingkat kecamatan. Namun, hasilnya masih belum diketahui.

"Sudah selesai (verifikasi dan pleno). Kemarin hari terakhir. Dan sekarang tinggal menunggu ditetapkannya sekolah mana saja yang layak untuk gelar PTM tahap II. Jadi, sedang dipilah," katanya saat dihubungi, Selasa (14/9/2021).

Sebelumnya, di Kecamatan Cibiru sudah diketahui ada sebanyak 63 sekolah yang lolos dan siap melaksanakan PTM terbatas.

Hal itu diungkapkan Camat Cibiru, Didin Dikayuana. Dari jumlah 63 sekolah, 56 sekolah di antaranya sangat layak dan tujuh sekolah dinyatakan layak.

"Meskipun sudah dinyatakan lolos verifikasi tetapi belum tentu sekolah itu menggelar pada 13 September atau Senin besok. Itu tergantung pada sekolahnya masing-masing," kata Didin saat dihubungi, Minggu (12/9/2021).

Kemudian, di Kecamatan Sumur Bandung sudah diketahui ada sebanyak 37 sekolah semua jenjang termasuk SMAN 3 Kota Bandung yang siap laksanakan PTM terbatas pada Rabu (15/9/2021).

Hal itu diungkapkan Plt Camat Sumur Bandung, Willi Yudia Laksana. Menurutnya, pleno sudah selesai digelar pada Jumat lalu, dan menghasilkan 37 sekolah yang lolos dan satu sekolah tak lolos lantaran ada beberapa hal yang belum penuhi aturan.

"Total tahap 1 dan II yang bisa laksanakan PTMT jumlahnya 46 sekolah atau satuan pendidikan. Tahap 1 itu ada 9 sekolah dan tahap II 37 sekolah. Kami sepakat bersama tim terhadap sekolah yang dinyatakan belum lolos, kami akan lakukan pemantauan ulang selagi masih ada waktu," katanya di Kantor Kecamatan Sumur Bandung, Jumat (10/9/2021).

Adapun sekolah di tahap II yang lolos pleno verifikasi di Sumur Bandung, terdiri dari lima PAUD, tujuh TK, 9 SD, 9 SMP, dan 8 SMA. Tapi, satu sekolah yakni TK Kartika 19 tak lolos karena aspek kesehatan.

Selanjutnya, ada sebanyak 47 sekolah berbagai jenjang dari 50 sekolah yang ikut serta tahap II di Kecamatan Rancasari dinyatakan lolos dan telah melaksanakan PTM pada 13 September 2021.

"Alhamdulillah kami selesai laksanakan pleno dan hasilnya ada 47 sekolah dinyatakan lolos. Dari 47 sekolah itu tujuh sekolah di antaranya harus melengkapi kekurangan persyaratan. Sekolah yang enggak lolos itu mayoritas alasan karena sedang direhab," kata Camat Rancasari, Hamdani. (*)

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Boleh Digelar, 3 Sekolah di Bandung Ini Justru Menolak PTM

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved