Breaking News:

Khawatir Taliban Paksa Pakai Burkak, Perempuan Afghanistan Ramai-ramai Protes di Medsos

Kampanye protes terhadap burkak yang menutupi seluruh wajah dan tubuh perempuan itu tak hanya dilakukan perempuan yang tinggal di Afghanistan

AFP/HOSHANG HASHIMI
Perempuan Afghanistan ikut serta dalam pawai protes untuk hak-hak mereka di bawah pemerintahan Taliban di pusat kota Kabul, 3 September 2021. 

AFGHANISTAN, TRIBUN- Para perempuan Afghanistan melakukan protes secara online karena khawatir Taliban akan memaksa mereka untuk menggunakan burkak.

burkak merupakan pakaian yang menutupi seluruh wajah dan tubuh perempuan.

Saat protes, para perempuan tersebut menggunakan pakaian tradisional Afghanistan.

Mereka mengunggah foto mereka menggunakan pakaian tradisional Afghanistan di media sosial.

Kampanye #AfghanistanCulture pun bermunculan di Twitters.

Para perempuan Afghanistan memakai pakaian tradisional negara mereka.

Baca juga: Taliban Minta Mantan Pejabat Kembali Afganistan, Jamin Keamanan dan Keselamatan

Kampanye protes terhadap burkak yang menutupi seluruh wajah dan tubuh perempuan itu tak hanya dilakukan perempuan yang tinggal di Afghanistan, tetapi seluruh dunia.

Selain kampanye #AfghanistanCulture, perempuan Afghanistan juga menambahkan #AfghanWomen dan #DoNotTouchMyClothes.

Hal itu untuk memperkuat protes terhadap larangan agresif Taliban pada pakaian perempuan.

Dikutip dari India Today, salah satu yang melakukan kampanye ini adalah Dr. Bahar Jalali, pengajar sekaligus Profesor dari Kajian Sejarah dan Gender di sebuahg Universitas Afghanistan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved