Breaking News:

Ilmuwan Tegaskan Vaksin Booster Bukan untuk Masyarakat Umum, Vaksin Covid-19 Efektif Kurangi Gejala

Dua Dosisi vaksin Covid-19 tetap sangat efektif melawan gejala Covid-19 yang parah, di semua varian virus utama, termasuk Delta.

Editor: Ravianto
clinical trial arena
Ilustrasi vaksin covid-19 Pfizer, Sinovac, Moderna dan AstraZeneca 

TRIBUNJABAR.ID – Sejumlah ilmuwan internasional menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 tambahan (booster) tidak diperlukan untuk populasi umum.

Laporan ilmuwan internasional itu dirilis dalam jurnal media The Lancet pada hari Senin (13/9/2021).

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa dosis vaksin booster untuk populasi umum tidak sesuai pada tahap pandemi ini, bahkan dengan ancaman varian Delta yang lebih menular sekali pun.

"Setiap keputusan tentang perlunya peningkatan atau waktu peningkatan harus didasarkan pada analisis yang cermat dari data klinis atau epidemiologis yang terkontrol secara memadai, atau keduanya, yang menunjukkan pengurangan penyakit parah yang terus-menerus dan bermakna," tulis para ilmuwan, seperti dilansir dari Al Jazeera.

Para ilmuwan mengatakan lebih banyak bukti diperlukan untuk membenarkan penggunaan booster.

Disebutkan juga, vaksin tetap sangat efektif melawan gejala Covid-19 yang parah, di semua varian virus utama, termasuk Delta.

“Secara keseluruhan, penelitian yang tersedia saat ini tidak memberikan bukti yang kredibel tentang penurunan perlindungan secara substansial terhadap penyakit parah, yang merupakan tujuan utama vaksinasi,” kata penulis utama Ana-Maria Henao-Restrepo, dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dia mengatakan dosis vaksin harus diprioritaskan kepada orang-orang di seluruh dunia yang masih menunggu divaksinasi.

“Jika vaksin digunakan di tempat yang paling baik, mereka dapat mempercepat akhir pandemi dengan menghambat evolusi varian lebih lanjut,” tambahnya.

Artikel Lancet menyimpulkan bahwa varian saat ini belum cukup berkembang untuk menghindari respon imun yang diberikan oleh vaksin yang saat ini digunakan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved