Breaking News:

Gempa Hari Ini

Gempa Bumi Guncang Tasikmalaya, Terasa hingga Pangandaran dan Banjar, Begini Penjelasan BMKG

Wilayah Tasikmalaya diguncang gempa bumi, Selasa (14/9/2021) sore. BMKG menjelaskan, gempa bumi itu tepatnya terjadi pada pukul 16.08 WIB.

Instagram @bmkgbandung
Wilayah Tasikmalaya diguncang gempa bumi, Selasa (14/9/2021) sore. BMKG menjelaskan, gempa bumi itu tepatnya terjadi pada pukul 16.08 WIB. 

TRIBUNJABAR.ID - Wilayah Tasikmalaya diguncang gempa bumi, Selasa (14/9/2021) sore.

BMKG menjelaskan, gempa bumi itu tepatnya terjadi pada pukul 16.08 WIB.

Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4.4.

"Hari Selasa, 14 September 2021 pukul 16:08:42 WIB, wilayah KAB-TASIKMALAYA-JABAR dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,4," tulis BMKG dalam keterangan tertulis yang diunggah di akun Instagram @bmkgbandung.

Lebih lanjut BMKG menjelaskan, gempa itu pusatnya berada di laut.

Lebih tepatnya, gempa berada di jarak 58 km barat daya Kabupaten Tasikmalaya.

"Episenter terletak pada koordinat 8.11 LS dan 107.89 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 58 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR pada kedalaman 16 kilometer," tulis BMKG.

Gempa bumi itu diakibatkan oleh aktivitas subduksi subduksi lempeng Indo-Australia menunjam menelusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Gempa termasuk jenis gempa bumi dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Subduksi lempeng Indo-Australia menunjam menelusup ke bawah Lempeng Eurasia," tulis BMKG.

Adapun gempa turut dirasakan di beberapa daerah.

Baca juga: BMKG Ingatkan Daerah Ini Siap dengan Skenario Terburuk Tsunami 28 Meter, Cuma 29 Menit Usai Gempa

Di wilayah Pamarican dan Pangandaran, gempa dirasakan dalam skala III MMI.

Artinya, di wilayah itu getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Sementara itu, di Cikelet Pameungpek, Parungpoteng Kabupaten Tasikmalaya gempa dirasakan dalam skala II MMI.

Jadi, di wilayah itu gempa terasa seperti getaran yang dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Kemudian, di Banjar dan Cipatujah, gempa dirasakan dalam skala I - II MMI.

Artinya, getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang dan getaran dirasakan oleh beberapa orang hingga membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," tulis BMKG.

Berdasarkan monitoring BMKG, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Kendati demikian, masyarakat diimbau agar tetap waspada.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tulis BMKG.

Penyelamatan Diri Saat Gempa

Indonesia terletak di ring of fire yang merupakan lokasi gunung berapi aktif yang banyak.

Selain itu, Indonesia juga tempat pertemuan lempeng tektoni.

Risiko tersebut membuat kita sebagai warga Indonesia harus siap kapan pun bencana ini terjadi.

Cara menyiapkan diri adalah memahami upaya penyelamatan diri saat gempa bumi.

Dilansir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, berikut tiga tahap besar penanggulangan bencana:

Prabencana

- Dalam upaya penyelamatan diri sebelum gempa bumi, Anda perlu menyiapkan ini bersama keluarga Anda.

- Menyiapkan rencana untuk menyelamatkan diri, misal rute evakuasi, daftar orang yang harus dihubungi, dan persiapan lainnya.

- Melakukan latihan terhadap orang rumah dalam menghadapi gempa bumi, misal merunduk di bawah meja, melindungi kepala, dan langkah serupa.

- Menyiapkan alat pemadam kebakaran, alat keselamatan standar, dan persiapan obat-obatan.

- Membangun rumah dengan konstruksi dan fondasi yang kuat dan tahan guncangan. Jika ada bagian rumah yang sudah rapuh, segera lakukan renovasi.

- Mencari informasi mengenai daerah yang rawan gempa, serta aturan pemerintah jika terjadi gempa bumi.

Baca juga: Sore Ini, Gempa Guncang Bukittinggi dan Beberapa Daerah di Sumbar, BMKG: Pusat Gempa di Laut

Saat bencana

- Jika Anda berada di dalam rumah, sekolah, kantor, atau gedung bertingkat, lakukan hal berikut:

- Guncangan akan terasa beberapa saat. Selama gempa terjadi, selamatkan diri Anda dengan berlindung di bawah meja yang kokoh untuk menghindari benda-benda yang jatuh. Hindari berada dekat jendela kaca.

- Jika gempa sudah berhenti, segera keluar gedung.

- Jika sedang memasak, matikan kompor segera dan cabut segala peralatan elektronik yang sedang dipakai. Ini bisa membantu mencegah kebakaran.

- Jika berjalan keluar rumah, hati-hati pecahan kaca atau material lain yang mungkin berada di jalur Anda keluar.

- Berjalanlah sambil melindungi kepala dan segera menuju area terbuka.

- Jangan gunakan lift. Gunakanlah tangga darurat. Jika ketika terjadi gempa Anda sedang berada di dalam lift, segera pencet tombol darurat dan hubungi pengelola gedung melalui interphone.

- Jika ketika gempa bumi Anda berada di dalam mobil, berikut upaya penyelamatan diri yang perlu Anda lakukan:

- Sebisa mungkin jauhi persimpangan, pinggirkan mobil Anda ke kiri jalan, dan berhentilah.
Ikuti instruksi petugas dengan memperhatikan lingkungan sekitar.

Baca juga: Viral Cahaya Biru Aneh Saat Terjadi Gempa di Meksiko, Banyak Warga Ketakutan: Apakah Ini Kiamat?

Pascabencana

- Waspada akan gempa susulan. Pastikan Anda mencari informasi dari media resmi seperti BMKG dan BNPB.

- Periksa keberadaan api dan potensi terjadinya kebakaran.

- Tunggu arahan petugas di tempat yang aman, seperti lapangan terbuka yang jauh dari tiang dan bangunan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved