Breaking News:

DPRD Purwakarta Pakai Duit Ratusan Juta Dari APBD Untuk Seragam Olahraga

Alih-alih ingin membantu rakyat menghadapi pandemi, anggota DPRD Purwakarta dituding boros soal anggaran di masa pandemi Covid-18

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Mega Nugraha
tribunjabar/haryanto
Kantor DPRD Purwakarta 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Alih-alih ingin membantu rakyat menghadapi pandemi, anggota DPRD Purwakarta dituding boros soal anggaran di masa pandemi Covid-18.

Seperti dilansir dalam laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Purwakarta, DPRD Purwakarta menggunakan uang warga senilai ratusan juta rupiah untuk seragam olahraga.

Paket pengadaan langsung dengan kode 8060667 itu sudah selesai dilelang dengan pengadaan langsung.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Purwakarta Naik Jadi Level 4, Sekda : Hanya Pekan Ini Saja

Ketua Parliament Watch Indonesia (Parwi) Purwakarta Eka Sri purnama, mengatakan, anggota DPRD Purwakarta kurang peka terhadap situasi sulit warga di masa pandemi dan tidak punya prioritas.

"Pimpinan dan anggota DPRD Purwakarta tampaknya sudah tidak peka dengan situasi rakyat di masa pandemi yang serba kesulitan. Mereka bahkan benar-benar sudah tidak punya rasa malu mengalokasikan anggaran dari APBD untuk seragam olahraga. Padahal mereka sendiri lebih dari mampu kalau hanya untuk membeli baju olahraga," kata Eka ketika dikonfirmasi Tribun melalui pesan tertulis, Senin (13/9/2021).

Pada laman lpse.purwakartakab.go.id, total nilai pagu paket pengadaan langsung untuk belanja seragam olahraga pimpinan dan anggota DPRD bernilai Rp 112.500.000, dengan status paket sudah selesai per tanggal 1 September 2021.

Eka menilai, pengadaan langsung seragam olahraga untuk anggota DPRD Purwakarta seharusnya tidak harus jadi prioritas.

"Padahal sebagai wakil rakyat seharusnya orang yang pertama mengetahui kondisi rakyat atau pemilihnya, kita ini dalam situasi susah karena pandemi, mereka tak punya malu," kata dia.

"Bukan seharusnya mereka juga yang pertama mencarikan solusi, jangan malah nambah beban bagi para pemilihnya," ucapnya.

Sementara, hingga berita ini ditulis, pihak Sekretariat Dewan dan pimpinan DPRD Kabupaten Purwakarta belum bersedia memberikan tanggapan apapun.

Anggaran Rp 100 juta lebih untuk seragam olahraga itu sendiri dikerjakan disebut-sebut dikerjakan oleh pelaku UMKM. Dengan harapan, di masa pandemi, turut membantu UMKM dalam menggerakkan roda perekonomian di masa sulit pandemi Covid-19.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved