Breaking News:

Belasan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Diterjang Bencana Longsor Setelah Hujan Intensitas Tinggi

Belasan rumah di Kabupaten Tasikmalaya terdampak tanah longsor tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Mega Nugraha
Dok Kepala Desa Tobongjaya
Warga Tobongjaya, Kabupaten Tasikmalaya, membuat jembatan bambu di lokasi jalan ambrol, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bencana longsor mengakibatkan kerusakan rumah warga dengan tingkat ringan hingga sedang. Sebanyak 14 rumah mengalami rusak ringan dan satu lainnya rusak sedang. Kerusakan tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Senin (13/9)/2021.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bencana longsor terjadi di beberapa kecamatan.  Antara lain Kecamatan Culamega, Bojongasih, Sodonghilir, Cineam, Karangnunggal, Parungponteng dan Cipatujah

"Namun demikian, dampak berupa kerusakan rumah warga berlokasi di Kecamatan Culamega sejumlah 8 unit, Karangunggal 3, Bojongasih 3 dan Sodonghilir 1. Bencana ini tidak mengakibatkan terjadinya korban jiwa," katanya melalui siaran tertulis, Selasa (14/9/2021).

Selain berdampak pada kerusakan di sektor pemukiman, kejadian tersebut menyisakan material longsor di ruas jalan maupun menutup akses transportasi beberapa titik seperti di Desa Tobongjaya (Kecamatan Cipatujah), Desa Ereunpalay (Cibalong), Desa Bojongsari (Culamega). 

Di Desa Bojongsari ini terdapat satu titik longsoran yang sempat menutup jalan poros desa penghubung menuju Dusun Sukajaya, Cibetear dan Cikondang, serta ruas jalan terbawa longsor di Desa Cipicung, Kecamatan Culamega.

Baca juga: Jalan Kabupaten Ambrol, Belasan KK di Cipatujah Tasikmalaya Terisolasi, Hanya Bikin Jembatan Bambu

BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan upaya penanganan darurat pascalongsor. Pihaknya bersama dengan dinas terkait dan masyarakat membersihkan material longsor maupun material bangunan yang mengalami kerusakan. 

"Pada ruas jalan yang tertutup material, BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah membuka akses jalan, seperti di Desa Ereunpalay dan Bojongsari. Sedangkan jalan yang belum dapat diakses, pemerintah daerah terus mengupayakan perbaikan darurat," katanya.

Kejadian yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi ini tidak hanya menyebabkan tanah longsor, tetapi juga banjir di beberapa wilayah. Curah hujan intensitas tinggi menyebabkan debit air Sungai Cilangla meluap. Peristiwa itu terjadi pada Senin pagi (13/9), pukul 04.00 WIB.

Wilayah yang terdampak banjir antara lain Desa Hergarwangi (Kecamatan Bantarkalong), Bantarkalong, Cipatujah (Cipatujah), Girijaya, Bojongasih (Bojongasih), serta Cikupa, Ciawi dan Karangnunggal (Karangnunggal). Pantauan pada Selasa (14/9) air sudah surut di wilayah Bojongasih, Bantarkalong dan Cipatujah

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved