Breaking News:

Waduh! Pemkab Sumedang hanya Miliki 5 Mobil Damkar dan 2 APD Berstandar, Jauh dari Ideal

Damkar Sumedang hanya memiliki lima unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) untuk mengcover 26 kecamatan.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumedang, Dadan saat ditemui Tribun Jabar.id, Senin (13/9/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumedang masih kekurangan armada mobil damkar.

Pasalnya, hingga kini hanya memiliki lima unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar).

Kelima unit mobil damkar ini untuk mengcover 26 kecamatan.

Baca juga: Kebakaran, Warga di Sukabumi Tegang saat Tunggu Mobil Damkar Datang, Kesulitan karena Jalan Sempit

"Ya, hingga saat ini kami hanya memiliki 5 unit kendaraan pemadam kebakaran yang tersebar di 4 UPTD, yakni 1 unit di UPTD Tanjungsari, 1 unit di UPTD Darmaraja, 1 unit di UPTD Conggeang, 1 unit di UPTD Sumedang Kota, dan 1 unit lagi disini (Kantor Satpol PP dan Damkar Sumedang," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumedang, Dadan kepada Tribun Jabar.id saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/9/2021).

"Untuk lima unit mobil damkar, kondisinya sudah tua, yang 2 unit keluaran tahun 1990, dua unit mobil keluaran tahun 1997, dan satu unit lagi keluaran tahun 2015," ucap Dadan, menambahkan.

Dadan menuturkan, ada dua kecamatan di Sumedang yang tidak bisa terjangkau oleh Damkar Sumedang, di antaranya Kecamatan Cibugel dan Kecamatan Surian.

Meski begitu, Dadan menyebutkan, pada 2020 lalu, pihaknya telah mengajukan permohonan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk pengadaan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Namun, kata dia, ada refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 di Sumedang. Padahal, lanjut Dadan, armada pemadam kebakaran di Sumedang masih jauh dari kata ideal.

Baca juga: Pria Sukabumi Saat Kebakaran KM Hentri: Banyak yang Loncat ke Laut Tapi Tidak Kembali ke Permukaan

"Kemarin sudah ada anggarannya untuk penambahan satu unit mobil damkar, namun ada refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Sangat tidak ideal, idealnya satu kecamatan satu unit mobil damkar," ujar dia.

Selain itu, tambah Dadan, pihaknya pun mengeluhkan keterbatasan alat pelindung diri (APD) untuk petugas saat bertempur memadamkan api yang dinilai kurang layak.

Sebabnya, APD dianggap sangat penting karena berkaitan erat dengan keselamatan jiwa petugas saat menjalankan tugasnya melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.

"APD pun sudah tidak layak, dan saat ini kami hanya memiliki 2 potong APD yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), " kata Dadan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved