Breaking News:

Turunnya Harga Umbi Porang, Petani Sebut Seleksi Alam, yang Hanya Ikutan Bakal Tersingkir

Jatuhnya harga umbi porang ke angka Rp 5 000/kg tidak hanya terjadi di Ciamis. tetapi juga terajdi di daerah lainnya di jabar

Penulis: Andri M Dani | Editor: Mega Nugraha
tribunjabar/andri m dani
Ciamis Mulai Panen Porang, dari 5 Hektare Lahan Hasilkan 100 Ton Umbi Porang Senilai Rp 1 Miliar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Jatuhnya harga umbi porang ke angka Rp 5 000/kg tidak hanya terjadi di Ciamis. tetapi juga terajdi di daerah lainnya di jabar.

“Di Ciamis memang ada yang menampung dengan harga Rp 5.000/kg. Di Jawa sebenarnya masih ada penampung yang membeli umbi  porang di atas harga Rp 6.000/kg,” ujar Ketua DPW Perkumpulan Petani Penggiat Umbi Porang Nusantaran (P3N) Jabar, Taufan Nugraha kepada Tribun Senin (13/9) sore.

Dibandingkan dengan harga umbi porang musim panen tahun 2020 lalu, harga umbi porang musim panen tahun 2021 ini menurut Taufan memang terjun bebas.

“Tahun 2020 lalu harga umbi porang cukup tinggi dikisaran Rp 12.000-Rp 14.000/kg. Tahun ini terjun bebas jadi Rp 5.000/kg, atau ada juga yang masih menampung dengan harga antara Rp 6.800 sampai Rp 7.000,” katanya.

Dengan tingkat harga umbi porang Rp 5.000/kg menurut Taufan sebenarnya petani masih untung.

Baca juga: Harga Umbi Porang di Ciamis Jatuh Sampai Rp 5.000/kg, Diduga Ada Gangguan Ekspor ke China

“Tapi margin keuntungannya kecil. Hanya antara 10% sampai 20%. Atau keuntungan di kisaran Rp 500 sampai Rp 1.000 tiap kilogramnya,” ujar Taufan yang juga petani porang di Blok Purut Dusun Cikatomas Desa Handapherang Cijeungjing Ciamis tersebut.

Menyusul  terjun bebasnya harga umbi porang tersebut menurut Taufan akan terjadi seleksi alam.

“Petani sejati, tentu akan tetap bertahan becocok tanam porang. Sedangkan petani yang ikut-iikutan euphoria porang yang booming tentu akan berhenti. Seperti pengemar batu ali- lah. Mana penggemar sejati dan mana pengemar batu ali karena musim,” katanya.

Dampak ari anjloknya harga umbi porang tersebut menurut Taufan terasa langsung dengan menurunnya semangat petani untuk bercocok tanam umbi porang. Tahun 2020 lalu pertumbuhan areal tanam berkembang pesat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved