Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

Kimia Farma Akui Salah Satu Teroris yang Ditangkap di Bekasi adalah Pegawainya

Menurut Ahmad, tindak pidana yang dilakukan oleh S tidak ada kaitannya dalam kapasitasnya sebagai pegawai Kimia Farma.

Editor: Ravianto
Muhammad Fadli Taradifa/Tribun Medan
Ilustrasi penangkapan terduga teroris di bekasi. Foto adalah rumah mertua H, terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror, Jumat (13/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan meminta penangkapan salah satu anggota kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) berinisial S tak dihubungkan dengan rekamnya sebagai pegawai PT Kimia Farma Tbk.

Menurut Ahmad, tindak pidana yang dilakukan oleh S tidak ada kaitannya dalam kapasitasnya sebagai pegawai Kimia Farma.

"Kaitannya kita penangkapan bukan masalah profesi tapi dari perbuatan yang bersangkutan dan perbuatan tersangka," kata Ramadhan kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Namun demikian, ia belum mengetahui apakah benar S merupakan pegawai Kimia Farma.

"Itu pengakuan dari Kimia Farma, tapi kami belum melihat apakah itu benar pegawai atau tidak," tukasnya.

Sebagai informasi, tim Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya menangkap 4 orang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiah pada Jumat (10/9/2021) kemarin. Mereka adalah MEK, S alias MT, SH dan AR.

Keempatnya ditangkap terpisah di daerah Bekasi. Adapun keempatnya kini telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

Pegawai Kimia Farma Ditangkap Kasus Terorisme

PT Kimia Farma Tbk membenarkan jika salah satu karyawannya sempat diamankan Densus 88 di Bekasi Utara, Jumat (10/9/2021) lalu, karena diduga terlibat aksi terorisme.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved