Breaking News:

Dinsos Tak Punya Fasilitas Medis, Bayi yang Dibuang di Masjid Pangandaran Dititipkan di Puskesmas

Meskipun sudah diserahkan ke Dinas Sosial, untuk sementara bayi yang sebelumnya dibuang di masjid tersebut tetap ditipkan di Puskesmas

Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Padna
Saat pihak Dinsos Kabupaten Pangandaran berada di ruangan bayi di Puskesmas Kalipucang 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran, Wawan mengungkapkan, meskipun sudah diserahkan ke Dinas Sosial, untuk sementara bayi yang sebelumnya dibuang di masjid tersebut tetap ditipkan di Puskesmas Kalipucang.

"Karena Kita tidak punya fasilitas medis. Untuk itu kita titip di sini dan pantau terus kesehatannya," ujar Wawan saat ditemui Tribunjabar.id di Puskesmas Kalipucang, Senin (13/9/2021).

Ia mengaku, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan yayasan panti asuhan anak.

Baca juga: Ada Pengaku Ibu Bayi yang Dibuang Warga di Masjid Pangandaran, Polisi Tak Langsung Percaya

"Dan kalau sudah pas, nanti kita kirim ke panti asuhan," katanya.

Kemudian, ujarnya, jika ada warga yang ingin mengadopsi, dipersilahkan namun tetap harus melalui prosedurnya.

"Kalau ada yang ingin mengadopsi itu silahkan, tapi prosedurnya harus ditempuh. Seperti selain administrasi, penghasilan dia (calon pengadopsi) juga berapa, dan dia sudah punya anak atau belum terus latar belakangnya seperti apa," ucapnya.

"Dari Dinas Sosial juga, pasti ada yang survey ke lapangan, dan harus mengetahui mana yang layak dan tidak untuk mengadopsi bayi tersebut."

Wawan berharap, jangan sampai bayi perempuan tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggungjawab.

Baca juga: FAKTA-fakta Bayi Dibuang di Mesjid Pangandaran, Ada Alat Ini di Perut, Banyak yang Ingin Adopsi

"Intinya, supaya bayi ini jangan sampai jatuh ke tangan orang yang kurang tepat lah," kata Wawan.

Menurutnya, selain bayi perempuan ini juga sebelumnya sempat ada kasus bayi yang dibuang.

"Semenjak Saya menjabat, mungkin sudah ada 2 kali tapi alhamdulilah prosedurnya ditempuh dan anaknya juga sekarang sudah bisa berjalan," ucapnya. *

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved