Breaking News:

Dinkes dan Disdik Fasilitasi Swab Antigen Gratis, Sehari Kuota 840 Guru Honorer Peserta PPPK

Pelaksanaan swab tes antigen ini dilakukan sebagai upaya memastikan para peserta tidak beresiko menularkan Covid-19

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Swab tes antigen guru honorer di Labkesda Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 840 peserta seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru honorer di Kota Bandung melaksanakan tes swab antigen di Labkesda Kota Bandung, Jalan Supratman, guna memenuhi persyaratan mengikuti seleksi kompetensi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengungkapkan pada 9 September 2021, pihaknya mendapatkan surat dari Kemenkes dan Kemendikbud agar Dinkes memfasilitasi kegiatan rapid antigen sebagai syarat bagi calon peserta ujian P3K dan CPNS.

"Kami langsung tindaklanjuti dengan BKPSDM untuk yang CPNS dan untuk yang P3K berkoordinasi dengan Disdik. Semua dilaksanakan pula atas bantuan relawan," katanya di Kantor Dinkes Kota Bandung, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Jenis-jenis Tes CPNS 2021 dan Ketentuan Bobotnya, Simak Jadwal Seleksi yang Dimulai Akhir Mei

Ahyani menyebut, pelaksanaan swab tes antigen ini dilakukan sebagai upaya memastikan para peserta tidak beresiko menularkan, sehingga pelaksanaan swab tes antigen dilaksanakan pada H-1 dari jadwal ujian.

Peserta ujian tampak sejak pagi sudah mendatangi Labkesda Kota Bandung. Alur proses swab juga terlihat rapi diatur oleh petugas yang memang sudah ditempatkan di sana. Penutupan tes swab antigen berakhir pukul 14.00 WIB.

Kepala Sub Bagian Umum Kepegawaian pada Disdik Kota Bandung, Sukanda Permana menambahkan pelaksanaam swab antigen dilakukan sampai dengan Kamis (16/9/2021) karena pelaksanaan ujian kompetensi bagi P3K guru honorer sampai Jumat (17/9/2021).

"Sejak Minggu ada 840 orang yang swab antigen, kecuali nanti hari terakhir (Kamis) ada 724 orang. Hasil swab antigen ini nanti langsung dimasukkan ke dalam aplikasi pedulilindungi," katanya.

Baca juga: Pemkot Bandung Fasilitasi Swab Antigen Gratis Bagi Guru Honorer yang Seleksi P3K, di Sini Lokasinya

Ketika ditemukan ada peserta yang dinyatakan positif, Sukanda menyebut akan ada yang langsung menghubungi untuk tidak mengikuti ujian pada hari itu melainkan akan diikutsertakan di tahap kedua.

"Kami akan beri kesempatan peserta (positif) untuk isoman 14 hari dan nanti akan ada tes lagi hingga hasilnya negatif maka diikutsertakan di tahap kedua pada Oktober," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved