Breaking News:

Beredar Hoaks Kesehatan Megawati Memburuk, Achmad Nugraha Minta Aparat Berwenang Usut Tuntas

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung mengatakan, informasi hoaks yang beredar tersebut telah menimbulkan keresahan

Penulis: Cipta Permana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Cipta Permana
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, Achmad Nugraha didampingi para pengurus DPC menjelaskan terkait pelaporan yang dilayangkan atas beredarnya berita bohong terkait memburuknya kondisi kesehatannya dari Ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Mapolrestabes Bandung, Senin (13/9/2021) 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - DPC PDI Perjuangan Kota Bandung membuat laporan aduan terkait beredarnya informasi tidak benar (hoaks), mengenai memburuknya kondisi kesehatan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kepada Polrestabes Bandung.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, Achmad Nugraha mengatakan, informasi hoaks yang beredar tersebut telah menimbulkan keresahan, bukan hanya di lingkungan partai bersimbol banteng moncong putih, tapi juga di masyarakat.

"Hari ini kami membuat laporan ke Polrestabes Bandung terkait beredarnya berita hoaks mengenai kondisi kesehatan dari Ketua Umum kami yang dikabarkan sakit keras. Kami tidak tahu apa maksud dan tujuan dari berita hoaks itu, tapi kami tidak pernah merasa bermusuhan dengan siapapun dan pihak manapun. Ini harus menjadi pembelajaran bagi semua, agar tidak kembali terulang," ujarnya saat ditemui di Polrestabes Bandung, Senin (13/9/2021).

Baca juga: PDI-P Jabar Tagetkan Rp 12,42 Miliar, Tiap Anggota Sumbang Rp 30-50 Juta, Urunan buat Ini

Achmad menuturkan, sebagai partai politik besar dan memiliki etika budi pekerti yang tinggi, pihaknya selalu ingin merangkul dan mengayomi siapapun.

Namun saat sosok yang sangat dihormati dan disayangi oleh seluruh kader hingga tingkat anak ranting di usik, pihaknya tidak akan tinggal diam atas perbuatan tersebut.

"Sejak beredarnya berita hoaks tersebut, sebetulnya Ibu Megawati tidak pernah ada sedikit pun terucap, agar peristiwa ini untuk dilaporkan kepada pihak berwenang. Namun, karena gejolak desakan di tingkat bawah yang begitu masif sebagai dampak atas beredarnya informasi tersebut, maka kami sebagai pengurus DPC PDI Perjuangan merespon hal itu, sebagai upaya meredam gejolak dan menjaga kondusifitas di masyarakat," ucapnya.

Menurutnya, pelaporan atas beredarnya berita bohong ini bukan hanya dilakukan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, tapi juga secara serentak dilakukan pada oleh DPC PDI Perjuangan di seluruh kabupaten /kota, atas adanya instruksi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

"Hari ini secara serentak atas instruksi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, maka 27 kabupaten/kota di Jawa Barat melakukan pelaporan kepada Polres di wilayah hukumnya masing-masing. Termasuk DPD PDI Perjuangan Jawa Barat pun melaporkan hal ini kepada Polda Jabar," ujar Achmad.

Baca juga: PDI Perjuangan Kantongi Identitas Penyebar Hoaks Megawati Sakit

Achmad menambahkan, meskipun saat ini Indonesia merupakan negara demokrasi, namun kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi, harus dilakukan secara bertanggung jawab hingga merugikan pihak manapun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved