Breaking News:

Akan Fungsikan Layanan Ekspor, Bandara Kertajati Akan Kirimkan Produk Pangan Jabar ke Mancanegara

Bandara Kertajati akan mendukung pengembangan pasar produk pertanian, contohnya hasil budidaya porang, melalui membuka pelayanan kargo dan ekspor

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
DIREKTUR Utama PT BIJB Kertajati, Salahudin Rafi 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati akan mendukung pengembangan pasar produk pertanian, contohnya hasil budidaya porang, melalui membuka pelayanan kargo dan ekspor.

Direktur Utama PT BIJB Salahudin Rafi mengatakan hal itu sekaligus menyukseskan program Petani Milenial yang dibesut Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Juga untuk menggenjot ekspor bahan pangan dari Jawa Barat.

"Komoditas Porang ini menjanjikan dan memiliki proyeksi cerah di masa depan. BIJB sebagai fasilitator dan juga katalisator untuk penghubung sarana transportasi siap mendukung hasil olahan tanaman porang ini,” katanya melalui ponsel, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Masih Proses Tendar, BIJB Kertajati Majalengka Bakal Jadi Bengkel Perawatan Pesawat

“Terlebih, ada satu keterikatan antara ladang hingga bandara, dan bandara disini siap menjadi penghubung untuk menunjukkan hasil olahan lokal Jawa Barat ke mancanegara,” katanya.

Berkaitan dengan program Petani Milenial, Rafi juga menegaskan bahwa PT BIJB sebagai pengelola Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat, akan terus berpartisipasi dan berkolaborasi. Terlebih, untuk mendorong upaya pemulihan ekonomi daerah.

Menurutnya sesuai arahan gubernur, ada lahan BIJB di luar areal bandara yang bisa dimanfaatkan untuk program Petani Milenial.
Terpenting, BIJB siap memfasilitasi pengiriman hasil budidaya pertanian yang berorientasi ekspor atau lintas pulau.

Komoditas porang atau tanaman umbi-umbian saat ini menjadi komoditas yang menjanjikan. Tidak hanya berpeluang menjadi komoditas ekspor, porang juga memiliki nilai jual tinggi.

Baca juga: Sandiaga Uno Langsung Diburu Emak-emak Untuk Selfie saat ke BIJB Majalengka

Hal itu, katanya, disampaikannya juga saat menjadi narasumber dalam Kegiatan Silaturahmi Insan Porang Jawa Barat yang diadakan oleh Paguyuban Petani Porang Organik Indonesia akhir pekan kemarin.

Kegiatan tersebut merupakan sarana silaturahmi insan porang yang diadakan oleh Paguyuban Petani Porang Organik Indonesia, serta merupakan bukti konkret untuk mendukung program percepatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentang Petani Milenial dengan 5.000 hektar area tanam.

Rafi menilai kegiatan ini juga merupakan bukti nyata bahwa hasil olahan tanaman porang akan memiliki prospek yang baik di Jabar.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved