Breaking News:

4 Pejabat Bappeda Jabar Saksi di Sidang Kasus Korupsi Dana Banprov Jabar, Ungkap Peran Ade Barkah

Mantan pimpinan DPRD Jabar, Ade Barkah Surahman sempat minta pejabat Bappeda Jabar untuk memasukan usulan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah RKPD

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Sidang korupsi dana banprov Jabar di Pengadilan Tipikro Bandung, Senin (13/9/2021) menghadirkan¬†Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Jabar, Yuke Mauliana Septina, dua mantan Kepala Bappeda Jabar Yerry Yanuar, dan Mohammad Taufiq Santoso, serta administrator Bappeda Jabar R Bela Sakti Negara. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mantan pimpinan DPRD Jabar, Ade Barkah Surahman sempat meminta pejabat Bappeda Jabar untuk memasukan usulannya dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) online.

Ia pun mengancam akan membuat DPRD Jabar kisruh jika permintaannya tidak dituruti.

Fakta tersebut terungkap dalam sidang kasus dugaan korupsi dana banprov Jabar untuk Kabupaten Indramayu, di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (13/9/2021).

Sidang dengan agenda keterangan saksi-saksi itu menghadirkan Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Jabar, Yuke Mauliana Septina, dua mantan Kepala Bappeda Jabar Yerry Yanuar, dan Mohammad Taufiq Santoso, serta administrator Bappeda Jabar R Bela Sakti Negara.

Baca juga: Kapolri Datangi Pondok Pesantren di Sukabumi, Sang Jenderal Tinjau Vaksinasi dan Mengaku Optimistis

Yuke mengaku, pada saat RKPD online Bappeda Jabar sudah ditutup, Ade Barkah memintanya untuk membali membuka RKPD online. Permintaan tersebut disampaikan Ade melalui pesan whatsapp.

"Ade Barkah WA saya, ada beberapa kegiatan (Indramayu) belum masuk aplikasi dan minta dibuka. Saya bilang, sudah selesai diproses perencanaan. Saya sempat menolak, namun dia (Ade Barkah) bilang kalau aplikasinya tidak dibuka akan membuat kisruh di DPRD Jabar," ujar Yuke.

Yuke kemudian melapor kepada Kepala Bappeda yang saat itu dijabat Yerry Yuniar. Pada akhirnya, kata dia, aplikasi RKPD online kembali dibuka, lantaran ada surat edararan Kemendagri tahun 2018 yang meminta agar usulan pembangunan di RKPD online diseleraskan karena bertepatan pilkada serentak.

"Sistem RKPD online sempat dibuka, tapi tidak dikhususkan untuk Indramayu. Melainkan untuk seluruh kabupaten/kota," katanya.

Mantan Kepala Bappeda Jabar priode 2017-2019, Mohammad Taufiq Santoso membenarkan jika Yuke pernah melaporkan adanya intervensi dari Ade Barkah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved