Breaking News:

Tingkatkan Pendapatan UMKM, Pemkot Bandung Buka Galeri Salapak

Pemkot Bandung membuka Galeri Salapak (Sarana Layanan Pemasaran UMKM) di Jalan Ir H Djuanda Nomor 10.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Muhammad Nandri
Pemkot Bandung membuka Galeri Salapak (Sarana Layanan Pemasaran UMKM) di Jalan Ir H Djuanda Nomor 10. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung membuka Galeri Salapak (Sarana Layanan Pemasaran UMKM) di Jalan Ir H Djuanda Nomor 10.

Wali Kota Bandung Oded M Danial dan wakilnya, Yana Mulyana, turut hadir dalam peresmian Galeri Salapak pada Minggu (12/9/2021). Galeri Salapak ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah.

Oded M Danial mengatakan di situasi pandemi ini, sangat butuh adanya percepatan pemulihan ekonomi di Kota Bandung.

Dinas KUKM akhirnya membuat terobosan dengan membuka galeri Salapak. Galeri ini, katanya, berkonsep kolaborasi antarpihak dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Bandung dan leading sektornya ialah koperasi.

"Kami harap Galeri Salapak bisa hadir di sejumlah penjuru Kota Bandung agar peningkatan perekonomian UMKM bisa merata, seperti di Bandung Timur kami upayakan untuk menghadirkannya. Begitu juga di barat," katanya.

Baca juga: Perempuan Ini Sempat Meninggal Dunia 15 Menit lalu Hidup Lagi, Ceritakan yang Dia Rasakan

Kepala Dinas UMKM, Atet Dedi Handiman menambahkan, penyediaan Galeri Salapak menjadi prioritas dalam program pemulihan ekonomi di Bandung. Adapun layanan dan sarana di sana berupa produk unggulan UMKM, co-working space, konsultasi bisnis dan pendampingan usaha, serta bussiness matching antara pelaku usaha mikro dengan pelaku usaha kecil dan menengah.

"Ada 80 pelaku usaha mikro dengan 90 produk yang telah gabung di Galeri Salapak, mulai fesyen, kerajinan, sampai kuliner. Produk itu telah lalui tahapan kurasi yang dilakukan 15 pendamping yang merupakan pelaku UMKM berpengalaman," katanya.

Atet juga memastikan selalu berkomitmen berkolaborasi dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta terkait pemenuhan fasilitasi yang dibutuhkannya.

"Kami gandeng pula BJB untuk UMKM yang sudah lebih maju, sedangkan dengan Pegadaian untuk pelaku UMKM yang pemula. Lalu, PT Pos Indonesia soal angkutan pengiriman barang. Ada lagi fasilitasi soal izin halal di HAKI dengan kolaborasi Disdagin juga Disbudpar," ujarnya. (*)
--

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved