Breaking News:

Sejak Awal 2021, Bencana Longsor Terjang Kabupaten Tasikmalaya 97 Kali, Kerugian Capai Rp 13,5 M

Bersiap memasuki akhir tahun, BPBD Kabupaten Tasikmalaya sebut Bencana tanah longsor di Kabupaten Tasikmalaya terjadi sebanyak 97 kali sejak awal 2021

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Mega Nugraha
Dok BPBD Kabupaten Sukabumi
Rumah milik Deden di Kampung Gandamaya Desa Cikahuripan Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi rusak diterjang longsor pada Selasa sore (7/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Bencana tanah longsor di Kabupaten Tasikmalaya terjadi sebanyak 97 kali sejak awal 2021.

Data dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (12/9), menyebutkan, total bencana alam dari Januari hingga September ini sebanyak 207 kejadian.

Kerugian materi dari keseluruhan bencana Kabupaten Tasikmalaya yang terjadi selama 2021 ini mencapai Rp 13,5 miliar.

"Dari total bencana yang terjadi sepanjang 2021 ini, intensitas bencana longsor masih dominan mencapai 97 kejadian," kata Plt Pelaksana Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Ridwan.

Hal itu karena kondisi geografis sebagian besar wilayah Kabupaten Tasikmalaya berupa perbukitan.

Baca juga: Bencana Longsor Mulai Terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Warga Diimbau Waspada

"Banyak permukiman yang berdiri di kawasan perbukitan tersebut. Bahkan tak bisa dihindari berada di kawasan rawan longsor," ujar Ridwan.

Karenanya, lanjut Iwan, persiapan memasuki musim hujan, mitigasi bencana lebih terfokus ke antisipasi bencana longsor.

"Pada pekan ini sudah terjadi dua bencana longsor saat hujan deras mulai turun. Koordinasi sedang dilakukan dengan aparat kecamatan, desa serta relawan," ujar Iwan.

Daerah rawan longsor di Kabupaten Tasikmalaya diantaranya ada di Kecamatan Bojonggambir, Taraju, Puspahiang, Salawu, Cikatomas, Gunungtanjung dan   Culamega. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved