Breaking News:

Pengelola Kawah Putih Sulit Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di Tempat Wisata Itu

"Melalui aplikasi PeduliLindungi, ada empat indikator warna ketika men-scan barcode, yakni kuning, hijau, merah dan hitam," kata pengelola Kawah Putih

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Pengunjung berwisata di Kawah Putih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahamd Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pengelola Kawah Putih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih terkendala menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk memeriksa para pengunjung yang sudah divaksin dan belum.

Pengelola Kawah Putih, Ari Kurniawan, mengaku bersyukur, Kemenparekraf memilih Kawah Putih untuk uji coba dibuka dengan 20 tempat wisata lainnya. 

"Karena itu, kami melakukan persiapan mulai sarpras, penerapan prokes itu sendiri, penggunaan masker, tempat cuci tangan diperbanyak. Marka yang sudah luntur kita ganti juga," kata Ari di Kawah Putih, Minggu (12/9/2021).

Ari mengaku berkoordinasi dengan satgas setempat karena aturan pengunjung harus sudah divaksinasi.

"Melalui aplikasi PeduliLindungi. nanti itu ada empat indikator warna ketika men-scan barcode, yakni kuning, hijau, merah dan hitam," kata Ari.

Baca juga: Libur Tahun Baru Imlek 2021, Kawah Putih dan Ranca Upas Sepi, Tak Ada Peningkatan Jumlah Wisatawan

Ari mengatakan warna hijau menandakan pengunjung sudah divaksin dua kali, kuning satu kali divaksin, merah belum divaksin, dan hitam positif Covid-19. 

"Untuk yang hitam kami akan koordinasi dnegan puskesmas Rancabali, untuk mendapatkan treatment dari satgas," katanya.

Ari mengku, untuk penerapan aplikasi PeduliLindungi ada kendala di jaringan karena Kawah Putih ada di hutan.

"Pertama ada masalah login, mungkin ini yang bahan evaluasi. Ada juga masyarakat yang tidak punya ponsel. Jadi, mereka hanya bisa menunjukkan sertifikat vaksin," katanya.

Ari menyebut untuk antusias pengunjung tinggi yang terlihat banyak masyarakat yang ingin berkunjung karena mungkin sudah jenuh juga di rumah. 

Baca juga: Daftar 29 Obyek Wisata Alam di Jabar yang SUDAH DIBUKA Lagi, dari Kawah Putih sampai Cikole

"Cuma karena aturan yang sudah ditetapkan banyak yang diputar balik," katanya. 

Ari mengatakan, selain aturan penerapan aplikasi PeduliLindungi, terdapat aturan untuk umur 12 tahun ke bawah masih dilarang masuk ke tempat wisata

"Karena 12 tahun belum divaksin," katanya. Untuk pembatasan jumlah pengunjung, kata Ari, pihaknya mengacu pada aturan di PPKM level 2.

"Pengunjung hanya sekitar 25 persen, dari total kapasitas lokasi kami. Kapasitas kami  total 10.330 pengunjung dalam satu hari. Untuk 25 persen sekitar 2.500. Sampai sekarang datanya baru 250 pengunjung," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved