Breaking News:

Sandiaga Uno Sempat Kena PHK, Pernah Jadi Orang Terkaya Kini Jadi Menparekraf: Bisnislah saat Krisis

Menparekrat Sandiaga Uno berbagi cerita saat dirinya kena PHK pada krisis ekonomi 1997. Namun dia bangkit dengan bisnis yang dimulai saat krisis

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Lutfi Ahmad
Menparekrat Sandiaga Uno saat mengunjungi Gedong Budaya, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (10/9/2021) dan  berdialog langsung dengan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahamad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pandemi Covid-19 di Indonesia berdampak pad melesunya ekonomi. Banyak perusahaan yang terdampak kebijakan pandemi oleh pemerintah sehingga tidak sedikit yang gulung tikar dan banyak karyawan kena pemutusan hubungan kerja (PHK)

Jika perusahaan besar saja bisa terdampak kebijakan pandemi Covid-19 sehingga merumahkan pegawai, apalagi dengan para pelaku ekonomi kreatif

Orderan berkurang bahkan banyak pelaku ekonomi kreatif yang sama sekali tidak mendapat dan kehilangan orderan. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengaku, sudah pernah melewati masa-masa suram saat ekonomi melemah.

Dia menceritakan itu saat mengunjungi Gedong Budaya, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (10/9/2021) dan  berdialog langsung dengan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung.

Beberapa pelaku usaha kreatif berkeluh kesah kepadanya, dan Sandiaga Uno memberi suntikan motivasi, hingga menceritakan pengalamannya. Sandiaga Uno menyebut, yang terbaik itu, bisnis dimulai saat sedang krisis. 

"Tahun 1997 saya kehilangan pekerjaan, ada surat secarik kertas, bahwa saya di PHK. Itu dunia terasa gelap buat saya, saya kehilangan mata pencaharian, pendapatan dan tidak memiliki pekerjaan," ujar Sandiaga Uno.

Sandi, sapaan akrabnya, mengatakan, ternyata dalam situasi tersebut, Tuhan memberikan jalan usaha baginya.

Baca juga: Warga Soreang Meninggal Kecelakaan di Aceh, Teman-temannya Masih Dirawat di RS di Bireuen

"Saya buka usaha usaha di bidang investasi, hanya bertiga, tapi alhamdulilah, yang terbaik itu bisnis dimulai saat krisis. Sekarang 20 tahun menjadi bisnis investasi dan banyak karyawan di Indonesia," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved