Breaking News:

Menghilang Tiga Hari, Ahmad Ditemukan Meninggal di Kamar Rumah Kontrakannya di Cianjur

Ahmad ditemukan terbujur kaku di dalam kamar sebuah rumah kontrakan di tengah permukiman warga.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Lokasi rumah kontrakan tempat Ahmad yang sempat hilang tiga hari ditemukan meninggal dunia 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Warga Kampung Cagak, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, geger menjelang malam pada Jumat (10/9/2021).

Gegernya warga karena menemukan seorang penghuni kontrakan Ahmad Nur Syamsi (38) sudah meninggal dunia. Ahmad ditemukan terbujur kaku di dalam kamar sebuah rumah kontrakan di tengah permukiman warga.

Sebelumnya selama tiga hari diketahui Ahmad sempat menghilang dan rekannya sempat mencari.

Baca juga: Prada Chandra Diduga Meninggal Tak Wajar di Tangan Senior, Keluarga Pertanyakan Penanganan Perkara

Alhasil Polisi, TNI, medis Puskesmas, dan warga langsung mendatangi rumah kontrakan tempat ditemukannya jenazah Ahmad.

Polisi dan medis langsung memeriksa jenazah Ahmad. Di luar rumah, tetangga yang penasaran terlihat menyaksikan pemeriksaan dari luar pagar.

Seorang teman almarhum, Solehudin (41), mengatakan, ia tak melihat almarhum sejak Rabu membuka kiosnya di kawasan Terminal Rawabango.

"Sejak Rabu tak datang ke kios, hari ketiga ini kami memutuskan untuk pergi ke rumah kontrakannya. Khawatirnya ia sakit, sampai di halaman kami mencium bau tak sedap, lalu saya menghubungi orangtuanya," kata Solehudin di tempat kejadian.

Solehudin mengatakan, orangtuanya langsung mengabarkan bahwa Ahmad sudah meninggal. Warga Kampung Cagak pun langsung menghubungi pihak kepolisian.

Baca juga: Tak Sempat Melarikan Diri karena Stroke, Seorang Kakek di Cianjur Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Menurut Solehudin terakhir ketemu pada Selasa lalu ia melihat Ahmad masih sehat. Ia tak mengetahui jika Ahmad mempunyai riwayat penyakit paru-paru.

Kepala Desa Hegarmanah Asep Ramdan Nugraha mengatakan, hasil pemeriksaan sementara pihak medis dan polisi, tak ada tanda kekerasan di tubuh Ahmad.

"Hasil pemeriksaan tak ada tanda kekerasan di tubub Ahmad, ada keterangan bahwa ia mempunyai riwayat penyakit paru-paru," ujar Kades.

Terlihat beberapa orang yang mengenakan APD lengkap masuk ke rumah kontrakan almarhum, beberapa petugas kepolisian, TNI, dan warga tetap menyaksikan dari luar pagar.

Sementara itu di ujung gang sudah menunggu mobil ambulans Desa Hegarmanah.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved