Breaking News:

Diduga Ada Upaya Penghentian Kasus Pelecehan di KPI Pusat, Korban Akan Dilaporkan Balik Para Pelaku

Kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan di lingkup pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kini terus bergulir.

Editor: Ravianto
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Terduga korban pelecehan di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat didampingi kuasa hukumnya Rony Hutahaean dan Reinhard Silaban mendatangi Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021) untuk menjalani tes kejiwaan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Korban pelecehan dan perundungan pegawai KPI, MS, diajak berdamai.

Korban dianggap tak punya bukti.

Terduga pelaku bahkan juga akan melaporkan balik MS.

Gedung Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2021).
[Rizki Sandi Saputra]
Gedung Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2021). [Rizki Sandi Saputra] (Rizki Sandi Saputra/Tribunnews)

Kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan di lingkup pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kini terus bergulir.

Pada Rabu (8/9/2021), korban MS bertemu dengan para terduga pelaku di kantor KPI, Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan tersebut, MS disodori surat damai.

Menurut kuasa hukum MS, Rony E Hutahaean, kliennya ditawari empat poin rencana perdamaian.

Dalam surat damai tersebut, MS diminta menandatangani pernyataan di antaranya yakni korban harus mencabut laporan polisi.

MS juga diminta meminta maaf.

MS diminta menyampaikan bahwa tak ada pelecehan maupun perundungan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved