Breaking News:

Cerita Suparman Nyaris Jadi Korban Kapal Tenggelam di Maluku, Gagal Berlayar Karena Dicegah Anak

Suparman pernah diajak menantunya (Ardian) diajak masuk ke dalam KM Hentri GT 195 yang sedang sandar di Pelabuhan Muara Angke.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
Dok Keluarga Bapak Asep, orangtua Ardian Rahman
Suparman (46) mertua Ardian Rahman (30) wakil kapten kapal KM Hentri GT 195 yang tenggelam di perairan antara Pulau Molu dan Pulau Tanimbar, Kepulauan Tanimbar, Maluku, Jumat (3/9/2021) pekan lalu. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Suparman (46) mertua Ardian Rahman (30) wakil kapten kapal KM Hentri GT 195 sempat tergoda dan ikut berlayar mencari cumi, Jumat (10/9/2021).

KM Hentri adalah kapal penangkap cumi dan terbakar di perairan Maluku.

KM Hentri terbakar di Maluku
KM Hentri terbakar di Maluku (humas basarnas ambon)

Belasan warga Kabupaten Sukabumi Jawa Barat menjadi korban terbakarnya kapal KM Hentri di sekitar Pulau Molu Tanimbar dan Pulau Tanimbar, Maluku Tenggara, Rabu kemarin, (8/9/2021) termasuk Ardian Rahman.

Suparman yang tinggal di Kampung Leuwigoong RT 01/15 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akan ikut berlayar ketika mengantar Ardian Rahman ke Pelabuhan Muara Angke, tiga hari sebelum mereka berlayar ke perairan Merauke.

Suparman pernah diajak menantunya (Ardian) diajak masuk ke dalam KM Hentri GT 195 yang sedang sandar di Pelabuhan Muara Angke.

 “Kapalnya besar pak, saya tiga hari di sana dan merasa betah. Saya lihat kapal sedang bongkar muat masukkan persediaan makanan untuk selama 6 bulan berlayar,” ujarnya.

Kemudian, Suparman meminta izin kepada keluarganya.

Namun dilarang ikut, karena istri dan anak Ardian tidak ada yang menjaga. 

“Saya sudah minta izin kepada keluarga tapi Ardian tidak mengizinkannya,” ujar Suparman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved