Breaking News:

RSUD Sumedang Kini Punya Laboratorium PCR, Sehari Mampu Uji 212 Sampel Spesimen

keberadaan laboratorium PCR ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Sumedang

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat berada di dalam Laboratorium PCR di RSUD Sumedang, Kamis (9/9/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.di Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Jawa Barat, kini memiliki laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR).

Informasi yang yang dihimpun Tribun Jabar.id, keberadaan laboratorium PCR ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Sumedang.

Laboratorium ini disebut bisa memeriksaratusan sampel spesimen Covid-19 setiap harinya.

"Laboratorium ini bisa memeriksa 212 sampel spesimen setiap harinya," ucap Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, kepada Tribun Jabar.id setelah meresmikan Laboratorium PCR di RSUD Sumedang, Kamis (9/9/2021).

Dony menuturkan, laboratorium PCR ini merupakan laboratorium tambahan yang meningkatkan kapasitas untuk pemeriksaan sampel spesimen yang ada di RSUD Sumedang.

Baca juga: Naik Pesawat Tak Perlu Tes PCR Khusus Pemilik Kartu Vaksin Dua Dosis, Berlaku di Wilayah Jawa-Bali

Sebelumnya, ujar Dony Ahmad Munir, dengan jumlah mesin yang ada di RSUD Sumedang, pelacakan pasien yang terpapar Covid-19 sangat terbatas.

Dengan tambahan laboratorium PCR ini, ucapnya, bisa memeriksa ratusan sampel spesimen dalam setiap harinya.

"Sekarang proses pemeriksaan bisa lebih cepat, testing kita bisa lebih masif lagi,dan jika ada pasien yang dinyatakan positif, langsung dilakukan penanganan dan diisolasi. Jika pasien bergejala berat langsung dirawat dan diisolasi di RSUD, dan pasien yang tanpa gejala bisa menjalani isolasi mandiri maupun secara terpusat," kata dia.

Dony menyebutkan, keberadaan Laboratorium PCR ini merupakan ikhtiar Pemkab Sumedang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dana penanganan Covid-19 secara efektf dan efiesien.

"Ini ikhtiar kami (Pemkab Sumedang) dalam penanganan Covid-19,  walapun saat ini Sumedang masih menyandang status zona kuning," ujar Dony Ahmad Munir

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved