Breaking News:

Ratusan Warga Ikut Doa Bersama untuk Korban Kasus Subang, Yoris Kakak Tertua Teriak Usai Pengajian

Ratusan warga Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, menggelar pengajian akbar untuk mendoakan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu

Yoris (34) anak tertua Tuti serta kakak dari Amalia korban pembunuhan di Subang saat menahan tangis di gelaran doa bersama di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (9/9/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Ratusan warga dari Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, menggelar pengajian akbar untuk mendoakan Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) yang meninggal akibat dari korban pembunuhan.

Suasana haru menyelimuti gelaran doa bersama yang digelar oleh warga Desa Jalancagak, Kamis (9/9/2021) malam.

Terlihat Anak tertua sekaligus kakak korban, Yoris (34), tak kuasa menahan tangis saat do'a baru saja dimulai.

Baca juga: 3 Pekan Kasus Perampasan Nyawa Amalia Belum Terungkap, Warga Doakan Polres Subang dan Korban

Doa bersama untuk mendiang Tuti dan Amalia korban kasus Subang
Doa bersama untuk mendiang Tuti dan Amalia korban kasus Subang ()

"Semoga pelakunya cepat terkangkap demi Allah Rosullulaah supaya tertangkap pelakunya kalo bisa dihukum mati," teriak Yoris saat selesai melakukan doa bersama.

Baca juga: Ungkap Kasus Perampasan Nyawa Amalia di Subang, Dua Alat Bukti Kuat Dikantongi Penyidik

Tangisan Yoris pun tidak bisa dibendung disaat selesai melakukan doa bersama tersebut, Yoris juga mengungkapkan bahwa dengan kasus kematian dari ibu serta adiknya masih belum terungkap.

Yeti kakak tertua Tuti di Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang
Yeti kakak tertua Tuti di Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang (Tribun Jabar / Dwiky)

"Rasanya tuh gereget, tapi mudah-mudahan polisi bisa cepat nangkep pelakunya," katanya.

Baca juga: Hasil Forensik Kasus Amalia Subang Sudah Ada, Begini Respon Keluarga yang Sempat Jalani Tes DNA

"Beri hukuman yang setimpal kepada pelakunya, harus dihukum mati, harus di hukum mati pokonya Allahuakbar," ucap Yoris penuh kesedihan.

Dapat diketahui gelaran doa kali ini menjadi inisiatif dari masyarakat untuk mendoakan kedua korban serta berdoa untuk pelaku dari pembunuhan yang dinilai keji itu segera terungkap.

Baca juga: Doa Malam Jumat Dekat TKP Kasus Subang, Kades Jalan Cagak: Untuk Hilangkan Aura Mistris

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved