Breaking News:

PT KCIC Siap Kooperatif dan Penuhi Rekomendasi Komnas HAM, Soal Sosialisasi dengan Warga Sekitar

Hari Rabu ini rencananya Komnas HAM akan mengunjungi lokasi di Cijawura.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Pembangunan jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung di Kecamatan Bandungkidul, Kota Bandung, Kamis (9/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan akan kooperatif dan terbuka dengan para pemangku kepentingan terkait dengan keluhan dampak lingkungan dari proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang disampaikan Paguyuban Warga RT 12 RW 9, Kompleks Margawangi Estate,
Cijawura, Kota Bandung.

PT KCIC pun sudah juga menyampaikannya saat memenuhi panggilan Komnas HAM untuk membahas keluhan tersebut pada pertengahan Agustus lalu.
 
“Pada prinsipnya KCIC terbuka dan kooperatif dengan pemangku kepentingan termasuk Komnas HAM untuk menyelesaikan aduan warga dimaksud sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagai informasi KCIC juga telah menyampaikan penjelasan serupa kepada Sekretariat Negara dan Dinas Lingkungan Hidup atas aduan yang bersangkutan,” kata GM Corporate Secretary PT KCIC, Mirza Soraya, melalui siaran tertulis yang diterima, Kamis (9/9/2021).

Hasil dari pertemuan itu, dipaparkan Mirza bahwa Komnas HAM masih membutuhkan data-data dan dokumen tambahan dari PT KCIC untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait aduan warga tersebut.

Tak hanya itu, Komnas HAM juga akan melakukan kunjungan lapangan ke lokasi proyek KCJB yang dikeluhkan warga, khususnya di wilayah RT 11 dan RT 12.

Kunjungan yang direncanakan berlangsung pada 9 September 2021 ini nantinya bertujuan untuk membandingkan kondisi lingkungan antara RT 11 dan RT 12 yang jaraknya sama-sama berdekatan dengan lokasi proyek KCJB, sekaligus meneliti mengapa aduan tersebut hanya
datang dari warga RT 12.

Hasil dari pengumpulan data dan dokumen dari PT KCIC, serta kunjungan Komnas HAM ke titik proyek tersebut akan menjadi dasar untuk mengeluarkan rekomendasi terhadap
keberlangsungan proyek KCJB di wilayah itu. Mirza pun menegaskan bahwa PT KCIC siap menjalankan rekomendasi tersebut.

Dalam pembahasan tersebut, Mirza menuturkan kalau aduan serupa pernah disampaikan sebelumnya kepada Sekretariat Negara Republik Indonesia dan sudah mendapat tanggapan dari PT KCIC

“Terhadap pengaduan tersebut, sudah pernah kami sampaikan tanggapan
melalui surat kepada Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia nomor 0803/DIR/KCIC/07.19 tanggal 3 Juli 2019 tentang Tanggapan atas Surat Nomor B- 2092/Kemensetneg/D-2/DM.05/06/2019 Tanggal 11 Juni 2019 Tentang Pengaduan Masyarakat Sehubungan Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung,” katanya.

Meski begitu, Mirza menambahkan bahwa PT KCIC siap kembali berdiskusi dengan warga setempat secara berkala untuk membahas isu lingkungan dari proyek KCJB. Termasuk juga siap menjalani rekomendasi dari Komnas HAM.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved