Breaking News:

Harta Kekayaan Ridwan Kamil Gubernur Jabar Meningkat Jadi Rp 20,18 M: Jangan Dicurigai

Harta kekayaan Ridwan Kamil Gubernur Jabar naik dari periode 2019 hingga 2020, berdasarkan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Mega Nugraha
Dok Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani letter of intent (LoI) dengan Monash University dalam revitalisasi DAS Citarum di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Harta kekayaan Ridwan Kamil Gubernur Jabar mengalami kenaikan dari periode 2019 hingga 2020, berdasarkan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) 2020 yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Total harta kekayaan Ridwan Kamil kini mencapai Rp 20,18 miliar atau naik sekitar Rp 6,6 miliar jika dibandingkan periode lalu yang nilainya sebesar Rp 13,54 miliar. Menanggapi hal tersebut, Ridwan Kamil mengatakan peningkatan kekayaannya karena ia memiliki usaha.

Ia mengatakan bahwa peningkatan harta yang dimilikinya jangan dikaitkan dengan hal negatif. Sebelum dirinya menjabat sebagai kepala daerah, ada beberapa usaha yang dijalankan.

"Jadi jangan dicurigai kalau harta meningkat dengan macam-macam. Pertama, saya itu sebelum jadi Wali Kota, Gubernur, saya kan punya usaha, usahanya sangat menyejahterakan dibanding sekarang, masih ada," kata Ridwan Kamil di Gedung DPRD Jabar, Kamis (9/9).

Baca juga: Ridwan Kamil Sedang Bahagia Target Tercapai, Akan Berenang di Sungai Citarum Bareng Ikan-ikan

Usaha yang dijalankannya di antaranya adalah di bidang arsitektur terkait dengan profesinya yang merupakan arsitek dan saham.

Selain itu, aset berupa bangunan miliknya yang disewakan mengalami kenaikan. Begitu pula dengan aset berupa tanah yang nilainya meningkat tiap tahun.

"Ada bangunan-bangunan yang sifatnya disewakan kemudian apresiasi lahan kan naik bertahun-tahun, itulah dasar kenaikan harta kami, karena dulunya kan saya pengusaha. Yang penting mah wajar aja," ucap dia.

Ia meminta kenaikan harta yang dimiliki pejabat jangan selalu dihubungkan dengan praktik melanggar hukum atau korupsi. LHKPN adalah kewajiban dari kepala daerah.

"Kan KPK-nya juga sudah menyampaikan bahwa kenaikan itu jangan diartikan bahwa terjadi korupsi atau apapun," katanya.

Dalam laporan tersebut, harta kekayaan Ridwan Kamil antara lain:

Tanah dan bangunan pada tahun 2019 sebesar Rp 13,45 miliar, sedangkan kekayaan dari alat transportasi dan mesin sebanyak Rp 519 juta

Harta bergerak lainnya Rp 235,74 juta, surat berharga Rp 720 juta, kas dan setara kas Rp 3 miliar dan harta lainnya Rp 318 juta.

Kemudian utang yang dimiliki sebesar Rp 4,78 miliar. Dengan demikian, total harta Ridwan Kamil pada 2019 sebesar Rp 13,54 miliar.

Pada laporan 2020, jumlah kekayaan dari tanah dan bangunan mengalami perubahan menjadi Rp 18,44 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 525,5 juta, harta bergerak lainnya Rp 347,18 juta, surat berharga Rp 720 juta, kas dan setara kas Rp 4,11 miliar, harta lainnya Rp 388 juta, dan utang Rp 4,36 miliar. Total harta Ridwan Kamil pada 2020 mencapai Rp 20,18 miliar.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved