Breaking News:

Greget Pelaku yang Habisi Nyawa Ibu dan Adiknya Belum Tertangkap, Yoris; Nyawa Dibayar Nyawa

Yoris menuntut apabila pelakunya sudah tertangkap oleh pihak kepolisian untuk dihukum seadil-adilnya.

Yoris tak kuasa menahan tangis saat acara pengajian untuk mendoakan ibu dan adiknya yang menjadi korban meninggal di Subang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Yoris (34) anak tertua dari Tuti Suhartini (55) serta kakak dari Amalia Mustika Ratu (23) tidak bisa menahan tangis saat masyarakat dari Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat menggelar doa bersama untuk ibu serta adiknya itu.

Pengajian akbar yang dilakukan masyarakat digelar di sekitaran lokasi kejadian itu menjadi salah satu momen yang begitu haru pada kasus kematian ibu dan anak. Pasalnya, ratusan masyarakat turut mendoakan kepada kedua Almarhumah.

Pada gelaran doa tersebut Yoris menjadi salah satu sosok yang terlihat begitu sedih disaat doa dipanjatkan oleh seluruh warga.

Baca juga: Suara Kepedihan Keluarga Amalia Kasus Subang: Demi Allah, Pelaku Harus Dihukum Mati

Yoris mengatakan, kesedihan yang dia alami saat ini sangat terasa begitu berbeda karena melihat respon masyarakat yang begitu turut prihatin atas kematian dari ibu serta adiknya tersebut.

Yoris, kakak Amalia menahan tangis saat doa bersama di Subang
Yoris, kakak Amalia menahan tangis saat doa bersama di Subang ()

"Saya beriterima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut mendoakan ibu sama adik saya, kesedihan saya ternyata dirasakan juga oleh mereka," ucap Yoris saat selesai menggelar doa bersama, Kamis (9/9/2021).

Sementara itu, Yoris menuntut apabila pelakunya sudah tertangkap oleh pihak kepolisian untuk dihukum seadil-adilnya.

Baca juga: Ratusan Warga Ikut Doa Bersama untuk Korban Kasus Subang, Yoris Kakak Tertua Teriak Usai Pengajian

"Nyawa dibayar dengan nyawa, hukumannya harus dihukum setimpal, kalo bisa dihukum mati," teriak Yoris.

Yoris juga mendesak untuk pihak kepolisian segera mengungkap kasus kematian dari ibu serta adiknya itu.

"Rasanya tuh gereget, tapi mudah-mudahan polisi bisa cepat nangkep pelakunya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved