Breaking News:

Apakah Berat Badanmu Termasuk Obesitas? ini 3 Cara Mengukur Obesitas

Obesitas telah terbukti dapat meningkatkan risiko beragam penyakit berbahaya, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Editor: Seli Andina Miranti
Web
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID - Gaya hidup tidak sehat dan tak terkontrol bisa menyebabkan datangnya berbagai penyakit. Tak hanya itu, gaya hidup pun mempengaruhi kondisi tubuh.

Salah satu kondisi tubuh yang disebabkan gaya hidup tidak sehat adalah obesitas.

Obesitas dapat dipahami sebagai penumpukan lemak tidak normal atau berlebihan di dalam tubuh.

Obesita adalah masalah kesehatan yang tak boleh disepelekan atau dibiarkan begitu saja.

Baca juga: Manfaat Buah Delima si Superfood, Lawan Obesitas, Lindungi Jantung, hingga Bantu Panjang Umur

Ini karena obesitas telah terbukti dapat meningkatkan risiko beragam penyakit berbahaya, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Tapi sayangnya, banyak orang mungkin tak menyadari dirinya mengalami obesitas.

Mereka belum tahu berapa berat badan yang termasuk obesitas.

Dilansir dari Kompas.com, jika Anda termasuk di antara orang-orang tersebut, sebaiknya mulai periksa status gizi Anda apakah masih dalam kategori sehat atau sudah termasuk mengalami obesitas.

Berikut ini adalah beberapa cara mengukur obesitas yang bisa dipilih:

1. Indeks massa tubuh (IMT)

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved