Breaking News:

Kebakaran Lapas di Tangerang

41 Narapidana Terbakar di Sel yang Terkunci, Petugas RS: Saya Tak Akan Lupa Peristiwa Memilukan Itu

Saat kebakaran terjadi, blok sel C Lapas Kelas I Tangerang dihuni 122 orang. Sebagian terluka, namun berhasil diselamatkan.

ilham rian pratama/tribunnews
Kondisi di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas I Tangerang, Banten yang terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. (ilham rian pratama/tribunnews) 

TRIBUNJABAR.ID, TANGERANG- Kebakaran hebat melalap satu blok di Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021) dini hari.

Saat kebakaran terjadi, Blok C2 yang merupakan paviliun khusus terpidana narkoba, semuanya dalam keadaan terkunci. Puluhan Narapidana yang tak sempat dievakuasi akhirnya meninggal terbakar di sel masing-masing.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkum HAM) Banten, Agus Toyib, mengatakan ada 41 narapidana yang tewas. 

"Mereka terbakar karena memang semua kamar sel dikunci, itu sudah protap. Jadi saat evakuasi ada yang tidak sempat dikeluarkan dari kamar karena api sudah membesar," kata Agus, kemarin.

Saat kebakaran terjadi, blok sel C Lapas Kelas I Tangerang dihuni 122 orang. Sebagian terluka, namun berhasil diselamatkan.

"Memang di sel itu sudah over capacity. Saat kebakaran terjadi, petugas yang terbatas jumlahnya sudah berjibaku untuk menyelamatkan warga binaan ke tempat yang lebih aman, namun tidak semua bisa diselamatkan," katanya.

Baca juga: Angel Sedang Tunggu Anaknya Bebas, tapi Putra Terkunci di Sel Saat Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

Korban yang mengalami luka-luka saat ini menjalani perawatan di rumah sakit dan klinik lapas.

"Yang luka segera kami lakukan perawatan di klinik lapas, dan di Rumah Sakit Sitanala dan RSUD Kabupaten Tangerang, yang meninggal juga demikian," ujarnya.

Hendra, petugas RSUD Kabupaten Tangerang yang bertugas menjemput jenazah korban kebakaran lapas mengaku tidak akan lupa kejadian memilukan tersebut. Kemarin ia ditugaskan menjemput 14 jenazah korban kebakaran.

"Saya yang jemput dari Sitanala, tapi lupa enggak lihat jam, kemungkinan jam 08.30 WIB," cerita Hendra kepada Tribun di Ruang Pemulasaran RSUD Kabupaten Tangerang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved