Breaking News:

PTM di Bandung Barat Digelar 20 September Mendatang, Disdik Masih Data Sekolah yang Sudah Siap

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang SD dan SMP di KBB rencananya bakal dilaksanakan pada 20 September 2021 mendatang.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
ILUSTRASI - Pembelajaran tatap muka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Bandung Barat (KBB) rencananya bakal dilaksanakan pada 20 September 2021 mendatang.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan KBB, jumlah SD di KBB mencapai 960 sekolah dan SMP 173 sekolah. Sementara jumlah total siswa baik SD maupun SMP keseluruhan sekitar 100 ribuan anak.

Kepala Dinas Pendidikan KBB, Asep Dendih mengatakan, untuk saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan sekolah yang sudah siap untuk menggelar PTM tersebut.

"Terutama dari segi sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan, pelaksanaannya nanti tanggal 20 September," ujarnya di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (8/9/2021).

Pendataan tersebut, kata dia, dilakukan oleh pengawas pembina di masing-masing sekolah setingkat SD dan SMP, sehingga terkait PTM ini semuanya tergantung kesiapan sekolah seperti prokes, daftar periksa, dan bentuk koordinasi dengan gugus tugas setempat.

Asep mengatakan, nantinya laporan sekolah yang sudah siap melaksanakan PTM berjenjang ini yakni dari gugus atau sub rayon masing-masing daerah ke Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

"Kemudian dilanjutkan laporannya ke Dinas Pendidikan. Jadi yang menentukan juga siap atau tidaknya itu Satgas di masing-masing daerah sekolah, tapi semua izin PTM dari Disdik itu ya tanggal 20 September nanti," kata Asep.

Baca juga: SD Hingga SMA di Kota Bandung Sudah Mulai Tatap Muka, Perguruan Tinggi Kapan? Ini Kata Rektor Unpar

Selain itu, pihaknya juga masih memproses izin dari orangtua masing-masing siswa karena setiap siswa yang bakal mengikuti PTM wajib mengantongi izin dari orangtuanya.

"Jika ada orangtua yang tidak bersedia tatap muka maka akan kita berikan pembelajaran daring," ucapnya.

Berdasarkan aturan pemerintah pusat, kata Asep, tatap muka bisa dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen bagi yang sudah divaksinasi dan 33 persen untuk yang belum divaksin secara menyeluruh.

"Sekarang ada beberapa sekolah yang sudah divaksin, jadi bisa menyelenggarakan tatap muka 50 persen dengan cara bergiliran dan lama belajarnya tidak seperti belajar biasa," kata Asep.

Asep menjelaskan saat ini cakupan vaksinasi Covid-19 untuk kategori pelajar di Bandung Barat saat ini masih rendah. Baru sekitar 20 persen siswa berusia 12-17 tahun yang sudah divaksinasi Covid-19.

Baca juga: Tak Kunjung Digelar, DPRD KBB Minta Pemda Segera Menggelar PTM dengan Persiapan yang Matang

"Kalau jumlah guru sebanyak 85 persen yang sudah divaksinasi dari sekitar 8 ribu guru. PNS sebanyak 4 ribu dan guru honorer 4 ribu," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved