Senin, 25 Mei 2026

Pengusaha di Depok Disekap, Kuasa Hukum Menduga Ada Keterlibatan Oknum Aparat

"... kasus penyekapan dan kekerasan fisik serta ancaman pembunuhan diduga dilakukan yang mengaku sebagai oknum aparat," ujar Tatang

Tayang:
TRIBUN JABAR / M RIZAL JALALUDIN
Ilustrasi kasus penyekapan pengusaha di Depok, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, DEPOK- Seorang pengusaha asal Depok, HS, disekap. Kuasa hukum HS, Andi Tatang Supriyadi,  menduga penyekapan itu melibatkan oknum aparat.

Bersama kliennya, Tatang mengadukan kasus dugaan penyekapan yang disertai kekerasan fisik di sebuah kamar hotel kawasan Margonda ke Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya).

Dalam laporan ke Pomdam Jaya itu, Tatang mengatakan ada dua nama oknum aparat yang masuk dalam daftar aduan.

Tatang pun berharap laporannya dapat ditindak lanjuti.

"Hari Minggu, 5 September 2021, HS dan istrinya, bersama saya, mengadukan kasus penyekapan dan kekerasan fisik serta ancaman pembunuhan diduga dilakukan yang mengaku sebagai oknum aparat," ujar Tatang kepada wartawan di kawasan Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, laporan ke Pomdam Jaya itu untuk mengetahui apakah benar orang yang mengaku oknum dari salah satu satuan itu benar atau tidak.

Baca juga: Perkembangan Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Sumedang, Ini Kata Polisi

Saat dikonfirmasi TribunnewsDepok.com, penyidik dari Pomdam Jaya membenarkan adanya laporan yang diajukan HS bersama kuasa hukumnya.

"Sudah terima laporanya, sudah masuk," kata penyidik Pomdam Jaya.

Andi Tatang Supriyadi mengatakan perkembangan kasus saat ini masuk ke tahap terbaru.

Diduga, korban mengalami penyekapan setelah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 73 miliar.

Polisi pun tengah memburu lima dari tujuh terduga pelaku penyekapan, sementara dua pelaku lainnya sudah berhasil diamankan lebih dulu saat korban berhasil melarikan diri dari dalam kamar.

Terkini, kuasa hukum korban, Tatang, mengatakan kliennya mengalami trauma berat pascapenyekapan yang dialaminya.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Penyekapan di Sumedang, Gadis di Bawah Umur Ikut Jadi Korban Pelecehan Kades

Bahkan, untuk menghilangkan trauma mendalam yang dialaminya, korban hendak datang ke psikiater untuk berkonsultasi terkait kejiwaannya.

“Iya masih trauma hingga saat ini, bahkan dalam waktu dekat ini lagi ngatur mungkin ke RSCM atau rumah sakit lain (penyembuhan trauma),” ujar Tatang dikonfirmasi wartawan, Rabu (1/9/2021).

Lanjut Tatang, saat ini kliennya dalam kondisi ketakutan yang berlebih terhadap hal-hal tertentu.

“Jadi apalagi kalau sudah mendengar bunyi bel atau klakson itu sudah trauma, kadang kita bicara saja suka tidak nyambung,” ungkapnya.

Terakhir, Tatang mengaku pihaknya menaruh harapan besar pada aparat kepolisian yang menangani kasus ini, agar dapat segera meringkus para pelakunya. (Dwi Putra Kesuma)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Disekap Tiga Hari di Kamar Hotel di Depok Pengusaha dan Istrinya Alami Trauma Berat

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved