Breaking News:

Duel Berujung Maut di Sumedang, Kapolres Sebut Pelaku Terkenal dengan Aksi Premanismenya

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan  pelaku penusukan berujung maut terhadap Asep Rizal memiliki sepak terjang aksi premanisme

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Polisi menggelar konferensi pers kasus perampasan nyawa satpam pabrik wafer di Cimanggung, Sumedang, di Aula Tribrata Polres Sumedang, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan  pelaku penusukan berujung maut terhadap Asep Rizal (23) satpam pabrik wafer milik PT Kaldu Sari Nabati yang berlokasi di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat memiliki sepak terjang aksi premanisme di wilayahnya.

"Pelaku Y ini terkenal dengan aksi premanismenya," ucap Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo kepada Tribun Jabar.id saat konferensi pers di Aula Tribrata Polres Sumedang, Rabu (8/9/2021). 

Kapolres mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami tindakan tersangka apakah sudah masuk dalam pembunuhan berencana atau tidak. Sebab, kata Eko, dalam setiap harinya pelaku kerap membawa keris.

"Kami dalami soal pembunuhan berencananya, karena pelaku telah menyiapkan keris saat melakukan aksi penusukan yang berujung maut ini," ucapnya.

Eko menambahkan, proses penyidikan kasus penusukan berujung maut ini sudah hampir selesai dan saat ini
tinggal menunggu hasil outopsi.

Selain itu, saat ini masih dilakukan pencarian keris yang digunakan pelaku, sebabnya keris tersebut dibuang oleh pelaku ke sebuah selokan.

"Perkembangan lebih lanjut akan kami informasikan kembali. Untuk saat ini pelaku dijerat pasal pembunuhan," kata Eko.

Kapolres menuturkan, setelah dilakukan tes urine terhadap pelaku, pelaku positif mengonsumsi psikotropika.

"Hasil tes urinennya, pelaku positif methamphetamine. Kami akan kembangkan kasus penyalahgunaan 
psikotropikanya," ujar Eko.

Sementara itu Y, pelaku perampasan nyawa mengaku menyesal atas perbuatannya.

"Ya, saya sangat menyesal," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Asep Rizal  (43), Satpam PT Kaldu Sari Nabati harus meregang nyawa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka, Kabupaten Bandung setelah berduel dengan seorang pria berinisial Y, warga Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung.

Peristiwa perkelahian tersebut terjadi di dekat gerbang PT Kaldu Sari Nabati, Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (7/9/2021) petang.

Dalam peristiwa tersebut, korban yang diketahui merupakan warga Kampung Bantarsari RT01/10, Desa Cangkuang, Kabupaten Bandung ini mengalami luka tusukan pada bagian kiri perut. (*)

Baca juga: UPDATE Kasus Perampasan Nyawa di Sumedang, Pelaku Positif Konsumsi Psikotropika

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved