Breaking News:

Soal Penundaan Sekolah Tatap Muka, Sekda Sebut PTM Jalan Terus, Ema; Konsisten, Jangan Mencla Mencle

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menanggapi terkait pernyataan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bandung soal penundaan sekolah tatap muka

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Siti Fatimah
simulasi tatap muka 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menanggapi terkait pernyataan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bandung, Heri Hermawan yang mendesak Pemerintah Kota Bandung untuk menunda pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. 

Ema menegaskan hal itu tak bisa dilakukan lantaran regulasinya sudah jelas baik regulasi pusat maupun regulasi daerahnya.

Tak hanya siap dalam sisi regulasi, Ema juga menyebut sekolah-sekolah sudah siap untuk laksanakan PTMT sesuai aturan yang telah dibuat.

Baca juga: Segini Jumlah SD, SMP dan PAUD di Kota Sukabumi yang Disiapkan Bisa Gelar Pembelajaran Tatap Muka

"Sekolah-sekolah sudah siap dan lolos verifikasi. Ya kalau saya harus konsisten dahulu dengan regulasi itu. Daripada mencla-mencle justru enggak bagus dalam konteks kebijakan," katanya di Balaikota, Selasa (7/9/2021).

Terkecuali, Ema mencontohkan bila sebanyak 1.682 sekolah tak dilakukan verifikasi dan langsung menyelenggarakan PTMT, maka hal tersebut justru menyalahi aturan.

Ruang kelas MA Sekolah Cinta Ilmu, di Baleendah Kabupaten Bandung, Minggu (30/5/2021), yang nantinya hanya diisi oleh 15 siswa, jika melakukan KBM tatap muka untuk menerapkan protokol kesehatan Covid 19.
Ruang kelas MA Sekolah Cinta Ilmu, di Baleendah Kabupaten Bandung, Minggu (30/5/2021), yang nantinya hanya diisi oleh 15 siswa, jika melakukan KBM tatap muka untuk menerapkan protokol kesehatan Covid 19. (Tribun Jabar/ Lutfi AM)

"Ya enggak seperti itu (tanpa verifikasi). Kan kami ada kegiatan verifikasi dan validasi ulang tentang kesiapan sekolah. Paling utama itu ada regulasi yang jelas mengatur dan memperbolehkannya PTMT, yakni Inmendagri dan Perwal juga SKB 4 Menteri, kecuali yang bisa jadi kontroversi regulasinya belum bisa lalu kami paksakan, itu yang salah," ujarnya.

Sebelum pelaksanaan PTMT, Ema pun mengabarkan berita bahagia terkait kondisi positif rate Kota Bandung yang sudah berada di bahwa 2 dan bed occupancy rate (BOR) di bawah 20 persen.

Baca juga: Sekolah yang Akan Gelar Tatap Muka Harus Lolos Verifikasi, Berikut Tahapannya Agar Bisa PTMT

Selain itu, dia juga mengabarkan bahwa Pemkot Bandung mendapatkan kiriman 600 ribu dosis vaksin untuk usia 12-17 tahun (pelajar) dari Kementerian Kesehatan.

"Alhamdulillah surat yang kami kirim ke Kemenkes didukung oleh provinsi. Terimakasih kepada pak Menteri juga pak gubernur, kami mendapatkan bantuan vaksin. Insya Allah kamis ini sudah ada di kota. Nanti, kami akan lakukan vaksinasi serentak di sekolah-sekolah," katanya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved