Breaking News:

Pemda KBB Enggan Terburu-buru Buka Objek Wisata, Pengelola Minta Keputusan Dipertimbangkan Kembali

Pengelola meminta Pemkab Bandung Barat mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat untuk membuka objek wisata saat penerapan PPKM Level 3 ini.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kondisi di obyek wisata The Great Asia Africa Lembang masih ditutup 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pengelola objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali harus gigit jari karena Pemkab Bandung Barat enggan terburu-buru untuk membuka objek wisata meskipun saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 3 sudah bisa dibuka.

Hal tersebut karena Pemkab Bandung Barat akan membahas terlebih dahulu dengan Satgas penanganan Covid-19 serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) sambil menunggu turunnya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang terbaru.

Public Relation The Great Asia Africa Lembang, Intania Setiati, mengatakan, seharusnya Pemkab Bandung Barat mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat untuk membuka objek wisata saat penerapan PPKM Level 3 ini.

Baca juga: Akhir Pekan Kemarin Lembang Kebanjiran Wisatawan, Apa Langkah Pemkab Bandung Barat?

"Karena kita sudah siap, terutama protokol kesehatan juga sudah lengkap. Sekarang baru tempat makannya saja yang buka, tapi tempat wisatanya juga sebetulnya sudah siap buka," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (7/9/2021).

Selain itu, kata Intan, semua persiapan protokol kesehatan juga sudah dilakukan sejak beberapa pekan yang lalu, sehingga jika objek wisata dibuka, pasti aman dari penyebaran Covid-19 baik terhadap karyawan maupun pengunjung.

Apalagi, kata dia, objek wisata yang dikelolanya merupakan objek wisata outdoor atau ruang terbuka dan pihaknya juga akan mengikuti semua aturan protokol kesehatan sesuai instruksi dari pemerintah jika diizinkan untuk dibuka.

"Jadi, keputusan (Pemda KBB) harus dipertimbangkan lagi," kata Intan.

Pihaknya ingin tempat wisata dibuka ini karena selama ditutup banyak karyawan yang terpaksa harus dirumahkan, sehingga jika sudah dibuka, mereka bisa kembali untuk dipekerjakan kembali.

Baca juga: Wisata di Bandung Barat Belum Buka? Hengky Kurniawan Mengaku Tak Mau Terburu-buru, Ini Alasannya

"Makanya, kami ingin segera objek wisata dibuka karena sudah lama ditutup, kasihan karyawan juga sudah banyak yang di rumahkan," ucapnya.

General Manager Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang, Sapto Wahyudi, mengatakan, sampai saat ini objek wisatanya masih tutup dan pihaknya tetap menunggu arahan pemerintah daerah untuk membuka objek wisata tersebut.

"Kalau wisata kita masih tutup, resto buka tapi kapasitas 50 persen. Ini sebagai upaya dari pengendalian penyebaran Covid-19," kata Sapto.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved