Breaking News:

Musim Kemarau, Enam Kecamatan di Garut Mulai Alami Kekeringan, Masyarakat Diminta Hemat Air

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut telah menerima laporan sedikitnya ada enam kecamatan yang alami musibah kekeringan.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar / Sidqi Al Ghifari
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rizhanul Ulum bantu air bersih di Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang mengalami kekeringan, Rabu (11/8/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Memasuki musim kemarau, sejumlah kecamatan di Kabupaten Garut mulai alami kekeringan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut telah menerima laporan sedikitnya ada enam kecamatan yang alami musibah kekeringan.

Enam kecamatan tersebut yakni Kecamatan Cibatu, Kecamatan Sukawening, Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Leles, Kecamatan Karangpawitan dan Kecamatan Cibiuk.

"Kita melakukan langkah-langkah dengan dinas teknis, untuk memfasilitasi pengairan sawah yang kekeringan mau pun kebutuhan air bersih, " ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Garut, Satria Budi, Selasa (7/8/2021).

Ia meminta di musim kemarau ini masyarakat agar bisa menghemat penggunaan air serta melakukan inovasi seperti membuat embung di lahan pertanian mereka agar cadangan air bisa tersimpan.

"Masyarakat sebisa mungkin bisa menghemat air dan disarankan sudah harus dapat melakukan upaya-upaya pengembangan dan pembuatan embung diharapkan menjadi solusi cadangan akan kekurangan air,” ucapnya.

Baca juga: Warga Harus Tahu, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrim, Kekeringan Meteorologis, Status Awas- Siaga

Menurut Budi, kebutuhan air di musim kemarau di beberapa wilayah di Kabupaten Garut berbeda-beda.

Garut wilayah utara rata-rata membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum dan mandi, sementara masyarakat Garut yang ada di wilayah selatan membutuhkan air untuk kebutuhan pertanian.

"Untuk memenuhi kebutuhan itu, kita melakukan inventarisasi sumber-sumber mata air bekerjasama dengan pemerintahan desa," ucapnya. (*)

Baca juga: Tidak Ada Kekeringan dan Kebakaran Hutan Saat Musim Kemarau Tahun Ini di KBB, Ini Penyebabnya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved