Breaking News:

Benteng Beton Penutup Jalan Masuk SDN 2 Kota Tasik Dibongkar, Mulai Besok Jalan Bisa Dipakai Lagi

Benteng beton yang dibangun pemilik lahan depan sekolah dibongkar, Selasa siang, setelah ada musyawarah Pemkot Tasikmalaya dengan pemilik lahan

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/ dokumentasi Diskominfo Kota Tasikmalaya
Benteng beton penutup jalan keluar masuk SDN 2 Tugu Kota Tasikmalaya akhirnya dibongkar lagi, Selasa (7/9) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Gedung SDN 2 Tugu, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, akhirnya memiliki kembali jalan keluar masuk sekolah.

Benteng beton yang dibangun pemilik lahan depan sekolah dibongkar, Selasa (7/9/2021) siang, setelah ada musyawarah Pemkot Tasikmalaya dengan pemilik lahan.

Dalam musyawarah di kantor Kecamatan Cihideung, pemilik lahan bersedia membuka kembali jalan keluar masuk sekolah.

Baca juga: Para Wanita Kepala SD di Tasik Datangi SDN Tugujaya yang Terhalang Benteng Tetangga Berikan Empati 

Izin diberikan pemilik lahan sampai pembangunan jalan baru ke sekolah selesai dibangun Pemkot Tasikmalaya.

Pemantauan tribunjabar.id di lokasi, proses pembongkaran benteng hanya dilakukan di lokasi jalan yang tertutup.

Setelah benteng mulai terbuka, terlihat jalan kecil yang sudah diaspal hotmix dari sekolah menuju Jalan SL Tobing itu sudah ditumbuhi ilalang.

Jalan ternyata sudah ditutup sejak Januari 2021 pada saat sekolah masih melaksanakan pembelajaran secara daring.

"Rumput ilalang nanti dipersihkan dan Rabu (7/9/2021) besok pagi jalan sudah bisa digunakan lagi untuk PTM (pembelajaran tatap muka, Red)," kata Camat Cihideung, M Soni, yang memantau proses pembongkaran.

Kepala SDN 2 Tugu, Sri Mulyani, mengaku lega akses dari depan sudah terbuka kembali. Sehingga murid dan guru tidak usah keluar masuk lewat jalan belakang lagi.

Baca juga: Jalan Darurat SDN 2 Tugu Kota Tasik Menyusuri Sawah, Banyak Ibu-ibu Tercebur saat Antar Anak Sekolah

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli, terutama kepada pemilik lahan yang sudah berbaik hati memberikan lagi jalan," ujar Sri.

Ia menambahkan, akses keluar masuk lewat belakang tidak akan ditutup karena cukup banyak murid dan guru yang memanfaatkannya.

"Jadi sekarang kami punya akses keluar masuk dari depan dan belakang, dan akan memudahkan perjalanan murid maupun guru," kata Sri.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved