Breaking News:

Kicau Mania Cucak Ijo, Bandung Ngentrok, Komunitas yang Sudah Berbadan Hukum

Kicau Mania Cucak Ijo, Bandung Ngentrok, Komunitas yang Sudah Berbadan Hukum. Mereka ikut gantang (kontes burung) di Taman Bukit 21.

Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUN JABAR/JANUAR P HAMEL
Anggota komunitas kicau mania cucak ijo Bantrok berpose bersama. 

KASTROY (35), Ozi (31) dan Iday (45) memperhatikan burungnya di luar arena. Pandangnnya tidak luput dari burung cucak hijau (Chloropsis Sonnerati) yang tengah mengikuti perlombaan.

Kastroy, Ozi, dan Iday adalah penggemar burung Cucak Hijau. Mereka tergabung dalam komunitas kicau mania cucak ijo  Bantrok atau Bandung Ngentrok.

Mereka ikut gantang (kontes burung) di Taman Bukit 21 Kompleks Bukit Mekar Indah RW021, Cimekar, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (22/9).

Mereka ikut gantang (kontes burung) di Taman Bukit 21 Kompleks Bukit Mekar Indah RW021, Cimekar, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (22/9).
Mereka ikut gantang (kontes burung) di Taman Bukit 21 Kompleks Bukit Mekar Indah RW021, Cimekar, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (22/9). (TRIBUN JABAR/JANUAR P Hamel)

Bantrok adalah komunitas kicau mania cucak ijo. Komunitas ini terbentuk pada 2015.

Awal terbentuknya dari pembicaraan ringan beberapa kicau mania pecinta burung cucak hijau di Bandung, seperti Kang Zai, Teguh, Muchlas, Supena, Om Beben, Taryana, dan Kang Agung.

Ngentrok merupakan istilah dari gaya khas burung cucak hijau, yakni bulu kepalanya menjambul, sayapnya bergetar yang menandakan burung itu siap bertarung.

Pada 2020, Bantrok berbenah mejadi organisasi yang terstruktur dan memiliki kepengurusan di Kota Bandung.

Setahun kemudian Bantrok menjadi komunitas berbadan hukum berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia.

"Bantrok menjadi komunitas pecita burung satu-satunya yang berbadan hukum," kata Iday.

Sebelum pandemi Covid-19 menyerang dunia, Bantrok sering melakukan kegiatan, termasuk gantang di Jalan Salak.

"Perayaan ulang tahun Agustus lalu juga batal kami gelar karena adanya pandemi," kata Kastroy.

Menurut Kastroy, anggota Bantrok tersebar di Bandung. Dan, katanya, ada juga dari daerah lain yang kebetulan tahu ada komunitas Bantrok. (januar p hamel) 

Berita kicau mania cucak ijo dan lifestyle ada di sini.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved