Breaking News:

Kasus Kematian Covid-19 Kota Tasikmalaya Tembus Angka 500, Mulai Menurun di Bulan Agustus

Angka kematian mulai menurun memasuki bulan Agustus. Bahkan dalam seminggu terakhir tak ada pasien Covid-19 meninggal.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Walau gerimis turun, tempat pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia di TPU Aisha Rashida, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, banyak diziarahi keluarga, Minggu (5/9). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Akumulasi kasus kematian Covid-19 Kota Tasikmalaya menembus angka 500 korban. Seluruhnya adalah pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta.

Data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, menyebutkan, akumulasi angka kematian Covid-19 hingga Minggu (5/9/2021) sebanyak 530 orang.

Namun begitu, angka kematian mulai menurun memasuki bulan Agustus. Bahkan dalam seminggu terakhir tak ada pasien Covid-19 meninggal.

"Angka kematian mulai melonjak di pertengahan Juni hingga memasuki Juli. Per hari bahkan ada yang lebih dari 15 orang meninggal," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat.

Baca juga: Sebaran Kasus Positif Covid-19 Hari Ini, Jawa Barat Urutan 3, Jawa Tengah Tertinggi dengan 625

Namun dengan adanya perpanjangan PPKM serta tingkat kesadaran warga terhadap protokol kesehatan (prokes) terus meningkat, kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya terus melandai.

Dalam beberapa hari terakhir dan tetangkum Minggu (5/9/2021), peningkatan kasus positif Covid-19 hanya 30 orang serta tak ada kasus meninggal dunia.

Sementara jumlah pasien yang masih menjalani perawatan sudah jauh berkurang hanya tinggal 112 orang. Sebagian besar dirawat di ruang isolasi RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

"Kondisi melandainya kasus Covid-19 seperti ini harus terus dipertahankan dan bahkan ditekan lagi agar kita turun level lagi dari zona oranye ke kuning," ujar Uus.

Baca juga: UPDATE Covid-19, TERENDAH dalam 3 Bulan Terakhir, Penambahan Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Karena itu ia meminta warga kota terus memperketat diri dengan aturan prokes. Terutama memakai masker, hindari kerumunan serta sering mencuci tangan memakai sabun.

"Mencuci tangan memakai sabun di tempat apa pun kita beraktivitas harus menjadi kebiasaan sehari-hari," kata Uus.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved