Breaking News:

Kebijakan Ganjil-Genap di Kota Cirebon Disetop Mulai Hari Ini, Begini Kata Sekda Agus Mulyadi

Kebijakan pemberlakuan ganjil-genap di delapan ruas jalan protokol Kota Cirebon disetop mulai hari ini, Sabtu (4/9/2021).

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Giri
Tribun Jabar / Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah petugas saat menghalau kendaraan berpelat nomor ganjil melintasi ruas jalan yang menerapkan sistem ganjil genap di simpang empat Gunungsari, Kota Cirebon, Sabtu (14/8/2021). Pemberlakuan ganjil-genap di Kota Cirebon dihentikan mulai hari ini, Sabtu (4/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kebijakan pemberlakuan ganjil-genap di delapan ruas jalan protokol Kota Cirebon disetop mulai hari ini, Sabtu (4/9/2021).

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, keputusan itu telah disepakati dalam rapat evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon.

Menurut dia, semua pihak yang terlibat dalam satgas tersebut sepakat bahwa kebijakan ganjil-genap dihentikan.

"Mulai hari ini ganjil-genap di delapan ruas jalan Kota Cirebon dihentikan sementara," ujar Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (4/9/2021).

Ia mengatakan, dari hasil rapat disepakati ganjil-genap ditunda dahulu hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan yang diberlakukan sejak Agustus 2021 tersebut bertujuan untuk menekan mobilitas warga sehingga penyebaran Covid-19 terkendali.

Saat ini, kasus Covid-19 di Kota Cirebon semakin melandai sehingga ganjil-genap disetop di delapan ruas jalan.

"Masyarakat juga sebenarnya mulai terbiasa mematuhi aturan ganjil-genap, tapi kami hentikan dulu mulai hari ini," kata Agus Mulyadi.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, mengatakan, personel gabungan yang terlibat pengamanan ganjil-genap pun telah ditarik kembali.

Mereka dapat melaksanakan tugasnya masing-masing seperti biasanya.

Ia menyampaikan, dihentikannya ganjil-genap bertujuan membuka keran ekonomi.

Pasalnya, mobilitas warga yang berjalan normal diyakini dapat menggerakkan roda perekonomian di Kota Udang.

"Kami mengingatkan masyarakat jangan lengah, dan selalu mematuhi protokol kesehatan, karena pandemi belum berakhir," ujar Imron Ermawan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved