Breaking News:

BPOM Bandung Pecahkan Rekor Muri Atas Pembuatan 1.095 Film Pendek Obat dan Makanan

POM Bandung memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) atas pembuatan 1.095 film pendek obat dan makanan.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Kepala Badan POM, Penny K. Lukito (kiri), dan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jabar, Atalia Praratya (kanan). (Dok. Humas BPOM) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Bandung memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) atas pembuatan 1.095 film pendek obat dan makanan.

Pemecahan rekor Muri itu berkat kerja sama dengan Pramuka Provinsi Jawa Barat dalam kegiatan Gebyar Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE).

Sebanyak 1.095 film pendek obat dan makanan itu dibuat oleh para peserta yang berasal dari penegak, penggalang, dan berkebutuhan khusus pramuka se-Jabar.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jabar, Atalia Praratya, mengatakan, acara tersebut sangat penting bagi generasi muda untuk berpikir kreatif sekaligus solutif.

"Kita tahu, kegiatan seperti ini penting karena generasi, khususnya tunas muda kita. Perlu dibiasakan memiliki kegiatan produktif, kreatif, dan juga solutif sesuai dengan perkembangan zaman," ujar Atalia dalam keterangannya, Sabtu (4/9/2021).

Di masa pandemi Covid-19 ini, kata dia, sekolah masih menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Dengan adanya kegiatan tersebut, para generasi muda tetap diberikan ruang untuk produktif dan kreatif dengan membuat suatu karya yang bermanfaat.

"Mereka butuh ruang produktif untuk kreativitas yang membuat mereka mampu menghasilkan karya yang tidak saja penting bagi dirinya sendiri, tapi juga penting bagi orang lain di sekitar mereka," ucapnya.

Kepala Badan POM, Penny K. Lukito, menambahkan, kegiatan lomba tersebut merupakan satu di antara cara untuk membuat anak-anak tetap produktif dan berpikir kreatif meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Kreativitas terus bergerak dan intensif malahan di dalam masa-masa pandemi ini. Salah satunya adalah kegiatan kita pada hari ini yang merupakan hasil kerja sama BPOM dan juga Kwarda Jawa Barat," ujar Penny.

Inovasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi ini, kata dia, merupakan salah satu program dari BPOM untuk melayani dan melindungi masyarakat.

Badan POM dan Pramuka Jabar ingin memberikan informasi mengenai pemahaman obat dan makanan kepada masyarakat melalui karya generasi muda.

"Pada hari ini berkaitan dengan inovasi yaitu lomba film pendek yang nanti bisa disebarkan di beragam media dan dilaksanakan di seluruh Jawa Barat, di antara anggota Pramuka Penegak, Pandega, dan yang berkebutuhan khusus,” ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved