Breaking News:

Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital, Pekerjaan Ini Makin Diminati Bakal Maju di Masa Depan

Pada Mei, Presiden Joko Widodo mengungkapkan, 15 tahun ke depan, Indonesia membutuhkan sekitar sembilan juta talenta digital atau 600 ribu talenta

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Darajat Arianto
DOK. BDD
Perusahaan start up asal Bandung, BolehDicoba Digital (BDD) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Pada bulan Mei, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa dalam 15 tahun ke depan, Indonesia membutuhkan sekitar sembilan juta talenta digital atau 600 ribu talenta setiap tahunnya untuk mendukung agenda transformasi digital.

Apalagi di masa pandemi, banyak kebiasaan baru bertumpu kepada teknologi digital

Adopsi teknologi ini telah mengubah perilaku masyarakat, dari yang sebelumnya offline menjadi online dengan efek yang sangat masif. 

Tak heran,  digital marketing di menjadi sebuah pekerjaan yang banyak di incar perusahaan.

Kemampuan menganalisa market supaya produk bisa dikenal banyak orang menjadi goals dari pekerjaan tersebut.

Meski begitu, Indonesia rupanya masih kekurangan tenaga kerja digital marketing dengan kemampuan yang mumpuni.

Melihat kebutuhan masyarakat saat ini, perusahaan start up asal Bandung, BolehDicoba Digital (BDD), yang  bergerak di bidang digital marketing merilis platform khusus keilmuan digital marketing dengan nama 'Boleh Belajar'.

CEO BolehDicoba Digital (BDD), Oni Fahrurrozi mengatakan,  platform ini  menjaring calon-calon talenta digital supaya bisa disalurkan pada perusahaan yang membutuhkan.

CEO BolehDicoba Digital (BDD), Oni Fahrurrozi
CEO BolehDicoba Digital (BDD), Oni Fahrurrozi (DOK. BDD)

Ide membuat 'Boleh Belajar' ini dikatakan Oni, datang dari kebutuhan BDD dalam mencari talenta baru, namun kemampuan yang dicari tidak sesuai dengan market sekarang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved