Breaking News:

Buat Pemula, Perlu Tahu, Kiat Jitu Memulai Bisnis Teknologi Digital, Bisa Diakses Difabel Loh

Mengembangkan teknologi digital, sekaligus menjadi peluang yang menjanjikan bagi entrepreneur maupun yang ingin memulai bisnis.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
megapixl
ilustrasi bisnis atau usaha online 

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Situasi pandemi melahirkan perubahan signifikan khususnya dalam daya adopsi digital, dimana banyak kebiasaan baru bertumpu kepada teknologi digital. 

Adopsi teknologi telah mengubah perilaku masyarakat, dari yang sebelumnya offline menjadi online dengan efek yang sangat masif. 

Sebanyak 55% masyarakat menghabiskan waktunya dalam sehari  secara online.

Selain itu di tahun 2020, ada 10 juta penambahan online shopper baru dimana  sebelumnya, jumlah kenaikan online shopper hanya sekitar 5-6 juta.

Baca juga: Berawal Dari Kamar Kos Billa Raup Laba, Yakin Bisnis Buket Jangka Panjang Karena Pasarnya Ada Terus

Sehingga pentingnya mengembangkan teknologi digital, sekaligus menjadi peluang yang menjanjikan bagi entrepreneur maupun yang ingin memulai bisnis.

Founder Daily Social, Rama Mamuaya mengatakan, siapa pun yang berencana memulai bisnis di era sekarang, dituntut lebih inovatif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pelayanan baru dan pengalaman lebih baik bagi pelanggan.

Lebih lanjut, Rama memprediksi, tech startup atau perusahaan yang menghasilkan dan menjual teknologi industri, menjadi sektor bisnis yang paling potensial di masa kini dan mendatang.

Baca juga: 16 Tahun Qwords untuk Indonesia: Bangkit Bersama Melalui Website & Bisnis Online

"Diantaranya adalah sektor bisnis yang menawarkan digital transformation, pengembangan UMKM, serta logistik, bisnis bidang health care dan pendidikan berbasis teknologi, yang berkembang signifikan selama penerapan social distancing" ujar Rama di acara kompetisi wirausaha Diplomat Success Challenge (DSC) 12 secara virtual, Rabu (1/9/2021).

Kunci untuk memulai bisnis tech startup adalah jeli mengakomodasi kebutuhan masyarakat, serta inovatif dalam menjawab problem yang ada.

Sementara itu, Athalia Mutiara Laksmi, CEO Hear Me, percaya bahwa teknologi digital dapat membantu manusia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved